Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Usai Dilantik Ini Langkah Sekda Ponorogo Agus Sugiarto, Fokus Penataan SDM dan Layanan Publik

Usai Dilantik Ini Langkah Sekda Ponorogo Agus Sugiarto, Fokus Penataan SDM dan Layanan Publik

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Pasca pelantikan resmi, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo definitif, Agus Sugiarto, langsung tancap gas menetapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat birokrasi. Fokus utama dalam masa awal jabatannya adalah melakukan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) serta percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Agus Sugiarto menekankan bahwa optimalisasi kinerja birokrasi merupakan fondasi utama untuk mencapai target pemerintah daerah. Ia berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur organisasi guna memastikan setiap posisi diisi oleh individu yang memiliki kompetensi yang tepat.

Dalam keterangannya, Agus menjelaskan bahwa penataan SDM akan dilakukan melalui mekanisme yang terukur, termasuk melalui sistem manajemen talenta. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

“Langkah jangka pendeknya adalah melalui penataan, pengaturan, dan peningkatan pola SDM ASN. Salah satunya adalah mapping (pemetaan) organisasi untuk pengisian jabatan, yang bisa dilakukan melalui manajemen talenta,” ujar Agus Sugiarto kepada kanalindonesia saat dihubungi melalui sambungan telephone seluler, Senin(13/04/2026).

Ia menambahkan bahwa proses pemetaan ini tengah digodok secara intensif. Agus berencana segera melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk merumuskan langkah teknis yang lebih mendalam.

Selain pembenahan internal, Sekda baru ini juga menggarisbawahi pentingnya dampak nyata birokrasi terhadap masyarakat. Ada empat pilar utama yang menjadi perhatiannya, mulai dari peningkatan kompetensi hingga transparansi layanan publik.

Agus berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan berjalan secara efektif dan efisien. Targetnya adalah menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga bersih dan akuntabel.

“Kita ingin menjamin bahwa layanan publik terhadap masyarakat bisa dilakukan dengan transparan, dengan baik, dan tentunya dengan cepat,” tegasnya.

Untuk menjaga ritme kerja tersebut, Agus menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala. Menurutnya, profesionalisme dan kompetensi adalah harga mati dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Rapat-rapat koordinasi lanjutan dengan instansi terkait akan segera dilaksanakan untuk menyinkronkan data pemetaan SDM dengan kebutuhan riil organisasi di lapangan. Dengan langkah ini, diharapkan performa Pemkab Ponorogo di bawah kepemimpinan administratif yang baru dapat berjalan lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita