SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (16/4) pagi.
Peresmian dapur SPPG tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian desa melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal dan pelaku UMKM.
Ketua Yayasan Bangsa Berkah Bersama SPPG Prasung dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya membuka diri terhadap kritik dan saran demi peningkatan layanan ke depan. Ia juga menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pembelajaran dan pengembangan yayasan dalam mengelola layanan berbasis masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Prasung, M. Syafii, menjelaskan bahwa berdirinya dapur SPPG merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa dengan Yayasan Bangsa Berkah Bersama. Ia menyebut, kolaborasi tersebut memanfaatkan aset desa sekaligus bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Alhamdulillah, saat ini dapur SPPG telah mampu menyerap sekitar 52 tenaga relawan, mayoritas dari warga Desa Prasung. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan bahan baku dapur sebagian besar disuplai oleh koperasi dan pelaku usaha lokal, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, mengapresiasi kesiapan dapur SPPG Desa Prasung yang dinilai telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
“Setelah saya cek, Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan tidak ada kendala. Mulai dari fasilitas, proses pengolahan hingga distribusi sudah sesuai standar,” ungkapnya.
Mak Mimik juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal dalam operasional dapur SPPG. Ia menyebut, ketersediaan bahan pangan seperti ikan, tempe, dan tahu yang berasal dari pelaku usaha setempat menjadi nilai tambah dalam mendukung ekonomi desa.
“Semua kebutuhan bisa dipenuhi dari lingkungan sekitar, mulai dari supplier ikan hingga produk olahan UMKM. Ini yang kita harapkan, SPPG tidak hanya soal gizi, tapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Dengan diresmikannya dapur SPPG Desa Prasung, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan masyarakat maupun peningkatan kesejahteraan warga desa.
Tampak hadir dalam kegiatan peresmian dapur SPPG ini, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, Dinas Kesehatan Sidoarjo, Dinas pendidikan Sidoarjo, Forkopimda Buduran, BPD, LPMD, RW, RT serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

