BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM;Mungkin kalau yang dipajang mobil dinas (mobdin) sejenis pajero keluaran terbaru didepan pintu masuk pasar tradisional Ki Lemah Duwur (KLD), barangkali dianggap lumrah. Tetapi kalau yang diparkir mobil tangki pengangkut air terkesan dibiarkan berkarat menjadi besi tua didepan pasar wisata yang sudah tidak berfungsi dan menjadi bangunan tua tanpa perhatian. Tentu menjadi pemandangan yang tidak elok bagi para pengunjung pasar KLD.
Belum lagi kondisi pasarnya yang sekarang ini sangat sepi pengunjung. Bisa dibuktikan ratusan stand yang ada didalam pasar tersebut sudah lama ditinggal pemiliknya. Bahkan banyak yang mau dijual/dikontrakan lagi ke pihak ketiga. Karena kalah bersaing dengan pasar kecil yang ada ditengah kota. Seperti pasar Sorjan di Jalan Panglima Sudirman (pecinan) Bangkalan maupun pasar rakyat lumayan bagus berlokasi di belakang Masjid Agung tepatnya di jalan KH. Hasyim Ashary Bangkalan.
Menurut penjelasan petugas merangkap penjual tiket parkir didepan pintu masuk pasar tradisional KLD Bangkalan tersebut. Mobil pengangkut air yang sudah tidak dipakai lagi karena kondisi rielnya rusak atau alasan lainya. Sudah bertahun – tahun lamanya dibiarkan kehujanan atau kepanasan disitu.
“Seharusnya mobil tangki pengangkut air yang rusak dan kurang perawatan itu jangan ditaruh disitu, tidak bagus dilihat pengunjung yang hendak bertransaksi di pasar KLD, ” ucap salah satu emak – emak yang ditemui awak media KI.COM, Senin, (8/6/2026).
“Kalau memang mobil tangki itu tidak dipakai lagi, kan bisa diserahkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan, untuk dilelang, ” usul emak lainya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Bangkalan – Jatim, Rasuli. Saat hendak dikonfirmasi, ternyata tidak ada di kantornya.
“Bapak lagi keluar mas, ” ujar salah satu stafnya pendek dengan wajah ditekuk.

