SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.AP dijadwalkan meresmikan jembatan penghubung antara Desa Kedung Banteng, Kecamatan Tanggulangin, menuju Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jumat malam (14/08/2026).
Jembatan tersebut menjadi salah satu akses alternatif penting bagi masyarakat, terutama untuk mempercepat mobilitas warga, perputaran roda perekonomian, serta akses anak-anak menuju sekolah.
Sebelum mendapatkan bantuan pembangunan, kondisi jembatan tersebut cukup memprihatinkan. Warga secara swadaya membuat jembatan menggunakan material bambu seadanya agar tetap bisa dilalui.
Yeni (35), warga setempat, mengatakan keberadaan jembatan tersebut sangat membantu anak-anak sekolah karena menjadi jalur yang lebih cepat dibandingkan harus memutar melalui jalan utama.
“Jembatan ini adalah jembatan alternatif anak-anak sekolah, karena lebih cepat,” kata Yeni.
Menurut Yeni, kondisi jembatan bambu sebelumnya juga cukup membahayakan, terutama saat musim penghujan. Permukaan bambu yang licin membuat sejumlah anak sekolah pernah terpeleset ketika melintas.
“Tidak jarang, di kala musim penghujan tiba, karena kondisi jembatan bambu yang licin, banyak anak kita yang melintas mau berangkat sekolah terpeleset. Akhirnya harus balik pulang dan tidak jadi berangkat sekolah,” ungkapnya.
Kini, setelah mendapatkan bantuan dari Wabup Mimik, kondisi jembatan telah jauh lebih layak dan dapat dilalui masyarakat dengan lebih aman. Bahkan, kendaraan roda empat sudah dapat melintas.
Atas pembangunan tersebut, Yeni mewakili warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wabup Mimik.
“Terima kasih Bu Wabup. Atas nama warga Kedung Banteng saya menyampaikan beribu-ribu terima kasih. Apalagi jembatan tersebut dibangun menggunakan dana pribadi,” ujar Yeni.
Sebagai bentuk rasa terima kasih, warga kemudian memberikan nama jembatan tersebut “Jembatan Mak Mimik”.
Prosesi peresmian berlangsung sederhana namun penuh keakraban. Warga berkumpul secara lesehan dengan beralaskan terpal plastik untuk menyaksikan pemotongan pita serta tumpengan yang disiapkan secara swadaya oleh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Mimik berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung antarwilayah.
“Semoga jembatan penghubung ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Tujuannya untuk mempercepat perputaran roda ekonomi dan memberikan fasilitas kepada warga yang membutuhkan,” kata Mimik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Alhamdulillah panjenengan sekarang sudah tidak khawatir lagi terpeleset dikala musim hujan. Roda empat sekarang juga sudah bisa melintas. Harapan kami, ayo kita jaga dan kita rawat bersama jembatan ini,” pungkasnya.

