Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

SiCepat Ekspres Klaim Rangkul Lebih Dari 2000 UMKM Menuju Ekosistem Digital G20

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres terus mengkampanyekan program UMKM Sanubari (Usaha Mikro Kecil Menengah Siap Bangkit Untuk Negeri) dalam upaya membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya secara digital.

Program yang berjalan sejak bulan lalu telah berhasil merangkul 2.235 pelaku UMKM dalam rangkaian webinar sesi pertama hingga keenam.

The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres mengatakan, pada rangkaian webinar ini, pihaknya berfokus dalam membantu UMKM untuk mempertajam skill bisnis melalui materi digital marketing di antaranya optimalisasi media sosial dan platform e-commerce dalam misi menuju ekosistem digital G20 yang tengah digalakkan pemerintah.

Menurutnya, dari 2.235 peserta yang berpartisipasi pada enam sesi webinar Sanubari, 73% diantaranya merupakan seller online yang telah berjualan di platform e-commerce dan 27% sisanya merupakan masyarakat umum yang berencana memulai bisnis.

Mereka ini berasal dari berbagai kota di Indonesia di antaranya wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Selain itu, SiCepat Ekspres menggandeng beberapa mentor ahli bidang digital marketing yang dibungkus melalui webinar Sanubari sehingga menjadi ilmu yang berharga bagi rekan UMKM, khususnya untuk bekal migrasi ke ekosistem digital.

“Persaingan pasar yang semakin ketat membuat UMKM harus semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk bisa berkembang,” ungkap The Kim Hai dalam pernyataan pers di Jakarta, Senin (3/10/2022).

Sementara itu, salah satu peserta pelaku UMKM yang mengikuti sesi webinar Sanubari bernama Aldi Septian Al Qohar berkomentar bahwa acara webinar ini sangat bermanfaat baginya sebagai seller UMKM yang baru memulai bisnis.

“Banyak ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam bisnis. Terima kasih untuk SiCepat Ekspres yang telah menyelenggarakan acara webinar ini. Saya harap acara semacam ini bisa terus diadakan untuk mendukung kami UMKM agar terus produktif,” kata Aldi.

Tak hanya melalui rangkaian webinar saja, program Sanubari juga mendukung UMKM melalui rangkaian kegiatan Sanubari Business Plan Competition. Masa periode pendaftaran kompetisi ini dimulai sejak 1 Agustus 2022 dan telah berakhir pada 18 September 2022 lalu. Saat ini, 23 peserta dari total 50 pendaftar yang telah lolos tahap seleksi administrasi tengah mempersiapkan diri untuk mempresentasikan ide bisnisnya di hadapan para juri pada 3-5 Oktober 2022.

Dan, rangkaian webinar Sanubari masih akan berlangsung hingga bulan November 2022 mendatang.

“Kami menyiapkan bantuan dana usaha senilai Rp50 juta bagi 10 peserta terbaik berdasarkan penilaian dewan juri. Semoga program Sanubari SiCepat Ekspres ini dapat membuka kesempatan bagi UMKM untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar dapat bersaing di ekosistem UMKM Digital yang tengah ditargetkan oleh pemerintah Indonesia,” pungkas The Kim Hai. (Rudi_Kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita