Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Usaha Krupuk Rumahan, Perbulan Raup Omset Sampai 7 Juta Rupiah

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Usaha krupuk rumahan bisa menjadi solusi usaha yang menjanjikan. Pilihan usaha tersebut dilakukan oleh Farhan Zakaria Achmad (23) tahun warga Dusun Sambongsantren, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Pemuda berusia 23 tahun tersebut tampak dengan sabar menata krecek (krupuk mentah, red) diatas besek. Usai semua bagian dari besek tertutup krecek, besek lantas dijemur untuk pengeringan. Pengeringan dilakukan untuk memastikan kualitas krupuk terjaga.

“Kalau panas ini dimanfaatkan betul untuk menjemur. Karena kalau siang kadang sudah turun hujan,” katanya kepada wartawan, rabu (2/11/2022).

Menurutnya, beberapa hari terakhir sudah mulai sulit untuk menjemur kerupuk lantaran cuaca yang tidak menentu. Memang pada musim penghujan ini, sagat berpengaruh pada produksinya. Lantaran, harus menunggu terik matahari untuk menjemur.

“Ya kendalanya itu cuma matahari. Karena sangat mendandalkan alam,” tegasnya.

Jika cuaca normal, Farhan mengaku dalam satu bulan bisa meraup pundi-pundi rupiah Rp 7 juta perbulan. Beda kalau dalam cuaca tidak menentu, pilihan mengurangi produksi tidak bisa dihindari.

“Ya tetap disyukuri saja masih bisa produksi,” ungkapnya.

Dalam kondisi normal dengan intensitas cuaca terik matahari tinggi, pemuda lajang tersebut bisa menggoreng krecek kering sebanyak 40 kg, tapi kalau cuaca kerap hujan, dirinya hanya menggoreng sebanyak 30 kg.

Bahkan, apabila tidak ada panas. Dirinya juga sempat tidak produksi. Karena dia tetap mengandalkan kualitas dan rasanya.
“Kalau tidak benar-benar kering rasa kerupuk jadi tidak enak dan kalau di goreng juga tidak bisa mekar, harapannya bisa punya oven,” pungkasnya.(Fred_kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita