Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Peredaran Rokok Ilegal Rugikan Negara, Kesehatan dan Industri Rokok

MAGETAN, KANALINDONESIA. COM:
Satpol PP dan Damkar kabupaten Magetan kembali menggelar acara “Sosialisasi Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal”, Sabtu 27/11/2022. Bertempat dilapangan desa/kec. Nguntoronadi Magetan. Sosialisasi ini merupakan putaran terakhir ditahun 2022.

Bupati Magetan Suprawoto, hadir membuka acara sosialisasi tersebut.
Suprawoto meminta masyarakat dapat mendukung program pemerintah untuk turut serta menggalakkan pencegahan peredaran rokok ilegal.

“Mari sama sama kita dukung, agar peran cukai yang merupakan sumber keuangan negara dapat terjaga. Sehingga negara dapat terus melakukan pembangunan,” ujar Suprawoto.

Sementara pemateri dari kantor Bea Cukai Madiun, Cahyo Wibowo menerangkan jika peredaran rokok ilegal dapat merugikan negara, kesehatan dan industri rokok. Negara rugi, karena dari sisi pendapatan pajak menurun. Karena masyarakat lebih banyak mengkonsumsi rokok tanpa cukai. Kemudian sisi kesehatan, rokok tanpa cukai tidak ada jaminan kesehatannya. Karena tidak melalui proses uji laboratorium. Lalu, industri rokok juga merugi. Sebab, jika pemasaran tetus menurun, bisa memicu terhadap pengurangan tenaga kerja produksi atau PHK.

” Nah, itulah hal hal yang bisa terjadi jika marak peredaran rokok ilegal. Merugikan negara, ancaman kesehatan dan keberlangsungan industri rokok, ” terang Cahyo Wibowo.

Sosialisasi digelar bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat. Tentang ciri dari rokok ilegal, sanksi hukum bagi penjual, pengedar dan pemakai rokok ilegal. Serta manfaaat dari Danal Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pemateri juga memberikan informasi ciri ciri rokok ilegal. Yaitu polos (tanpa pita cukai), palsu (dilekati pita cukai tapi bukan dari pemerintah), bekas (sudah pernah digunakan), dan berbeda (dilekati pita cukai tetapi tidak sesuai dengan peruntukannya).

Gunendar, selaku Kepala Bidang Penegakkan Daerah (Gakda), Satpol PP dan Damkar Magetan mengatakan, acara sosialisasi dikemas dengan talk show dan hiburan seperti ini, agar pesan yang disampaikan dapat sampai ke masyarakat dengan mudah.

“ Jadi masyarakat dapat memahami dengan murah dan mau turut serta secara proaktif dalam mensosialisasikan pencegahan peredaran rokok ilegal minimal di lingkungannya,” terang Gunendar.
(Adv/Arif_ Kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita