Oleh: Jalal Mirzayev
Penulis: Duta Besar Azerbaijan
Heydar Aliyev, seorang tokoh yang mengabdikan hidupnya demi kemakmuran dan kesejahteraan bangsanya, memiliki tempat khusus dalam sejarah Azerbaijan.
Sebagai seorang politisi berbakat dan figur publik, ia menunjukkan kemampuannya sebagai pemimpin nasional dan menjadi legenda bahkan ketika dirinya masih hidup.
Sebagai pemimpin nasional, beliau telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk bangsanya selama masa pemerintahannya dari periode Soviet, hingga ketika dirinya menjabat sebagai Presiden Azerbaijan usai kemerdekaan.
Heydar Aliyev mengambil alih kepemimpinan negara selama masa-masa tersulit atas permintaan bangsanya, dan berhasil memberikan kepercayaan yang besar kepada rakyat, serta berhasil membangun pondasi negara dengan adanya perkembangan ekonomi yang kuat.
Dirinya berpartisipasi dalam proses sejarah paling kompleks dan kontradiktif di dunia tanpa kehilangan kendali diri dalam situasi sulit, menghargai perubahan geopolitik yang dapat memengaruhi orang secara dramatis.
Bukan kebetulan bahwa Heydar Aliyev selalu disebut sebagai pendiri Azerbaijan kontemporer. Dia menciptakan tonggak sejarah baru dalam sejarah modern Azerbaijan.
Heydar Aliyev adalah seorang pemimpin unik, yang mendapatkan cinta dan rasa hormat dari jutaan orang melalui ide-ide cemerlang dan karya-karyanya yang tulus. Dia akan tetap bersama kita selamanya melalui ide-idenya dan karya-karya yang dia capai untuk masa depan Azerbaijan.
Heydar Aliyev lahir di Nakhchivan , Azerbaijan, pada 10 Mei 1923. Setelah lulus dari Sekolah Pedagogis Nakhchivan pada tahun 1939, ia belajar di Departemen Arsitektur Institut Industri Azerbaijan (sekarang Akademi Perminyakan Negara Azerbaijan), tetapi perang tidak mengizinkannya untuk menyelesaikan pendidikannya.
Aliyev mengepalai departemen di Komisariat Rakyat untuk Urusan Dalam Negeri Republik Sosialis Soviet Otonomi Nakhchivan pada tahun 1941, dan dikirim untuk bekerja di badan keamanan negara pada tahun 1944.
Dia menjadi wakil ketua Komite Keamanan Negara di bawah Kabinet Menteri Azerbaijan pada tahun 1964, dan diangkat menjadi letnan jenderal. Saat itu, ia belajar di sekolah pelatihan ulang khusus di Leningrad (sekarang St. Petersburg), dan kemudian lulus dari Jurusan Sejarah Universitas Negeri Azerbaijan.
Heydar Aliyev menjadi kepala republik setelah terpilih menjadi anggota Pleno Komite Sentral Partai Komunis Azerbaijan sebagai Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Komunis Azerbaijan pada Juli 1969.
Kemudian, ia terpilih sebagai anggota Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet pada Desember 1982, dan diangkat menjadi Wakil Ketua Pertama Kabinet Menteri Uni Soviet, menjadi salah satu pemimpin Uni Soviet.
Pada Oktober 1987, Aliyev mengundurkan diri dari jabatannya sebagai protes terhadap kebijakan yang diambil oleh Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet dan Sekretaris Jenderal Mikhail Gorbachev sendiri.
Setelah tragedi 20 Januari 1990 di Baku oleh tentara soviet, Heydar Aliyev menuntut hukuman bagi penyelenggara dan pelaksana kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Azerbaijan. Untuk memprotes kebijakan kepemimpinan Uni Soviet dan konflik yang terjadi di Nagorno-Karabakh, dia meninggalkan Partai Komunis Uni Soviet pada Juli 1991.
Setelah kembali ke Azerbaijan, ia tinggal di Baku dan kemudian Nakhchivan , dan terpilih sebagai wakil Soviet Tertinggi Azerbaijan pada tahun yang sama. Ia menjabat sebagai Ketua Majelis Tertinggi Republik Otonomi Nakhchivan dan Wakil Ketua Dewan Tertinggi Republik Azerbaijan pada 1991-1993. Pada tahun 1992, Heydar Aliyev terpilih sebagai ketua kongres konstituen Partai Azerbaijan Baru di Nakhchivan.
