Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Ribuan Orang Hadiri Reuni Pertama ITS, Libatkan Seluruh Jurusan Seangkatan

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Untuk pertama kalinya dalam Sejarah ITS, berlangsung acara reuni Angkatan dari seluruh jurusan. Acara bertajuk “Reuni 30 Tahun Angkatan 93 ITS” melibatkan seluruh jurusan dalam satu angkatan yang ada pada saat itu (1993).

Beberapa dari mereka yang dari luar kota, luar pulau bahkan luar negeri menjadwalkan jauh-jauh haru untuk bisa hadir memeriahkan acara tersebut. Ribuan orang terlibat dalam acara tersebut, yang juga dilaksanakan secara livestreaming guna memberi kesempatan yang tidak bisa hadir secara fisik, menyimak dan mengikuti kegiatan tersebut secara online.

Acara diawali dengan sambang kampus (home coming) di juruan masing-masing dan kemudian sore harinya berkumpul dan dipusatkan di Graha Sepuluh Nopember ITS Surabaya. Sejak pagi hingga pukul 15.00 WIB. Angkatan 93 ITS melakukan sambang kampus di jurusan masing-masing dengan berbagai acara.

Ada yang anjangsana ke kawasan jurusan, seminar wawasan industri, temu-kangen dan dialog dengan mahasiswa, serta kumpul bersama melepas kangen dan mengenang kejadian serta kebersamaan di masa kuliah dulu.

Selanjutnya mereka secara bergelombang menuju pelataran parkir Graha Sepuluh Nopember ITS untuk berkumpul jadi satu mengadakan Flashmob Angkatan 93 ITS. Tepat pukul 16.00 WIB, Sabtu (07/10), flashmob berlangsung meriah.

Ingatan mereka dibangkitkan kembali 30 tahun yang lalu saat semuanya berkumpul dalam acara Bakti Kampus. Di sinilah diingatkan kembali spirit dan wujud konsep Integralistik Bakti Kampus 1993 (BK 93), bener-benar terwujud. Jinggle dan tagline yang dimunculkan menghipnotis mereka seperti kembali menjadi mahasiswa.

Lebih heboh lagi saat dilanjutkan dengan devile, dimana setiap jurusan dengan mengibarkan benderanya masing-masing melakukan pawai. Sedianya arak-arakan tersebut akan menuju Bundaran ITS sebagai salah satu ikon wajib yang harus dikunjungi mereka yang pernah tercatat sebagai mahasiswa ITS.

Namun karena dirasa tidak ingin membikin kemacetan di Jl. Raya ITS, yang bisa berdampak terhadap kenyamanan warga Surabaya yang melewatinya, akhirnya diputuskan untuk putar balik dan menuju finish di depan pintu masuk Graha Sepuluh Nopember ITS. Setelah finish, peserta dipersilahkan untuk rehat, istirahat dan sholat serta persiapan menuju puncak acara.

Reuni 30 tahun Angkatan 93 ITS diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya tiga stanza. Panitia merancang untuk pengumandangan Lagu Indonesia Raya 3 stanza sebagai bentuk penghormatan dan pengingat bahwa dalam lagu itu ada doa dan harapan para founding father dan pejuang pergerakan atas bangsa ini.

Dengan spirit tersebut, panitia juga berharap bahwa, pengumandangan Indonesia Raya 3 stanza haruslah dibiasakan bahkan diwajibkan dalam acara apapun, selain juga untuk mananamkan rasa nasioalisme dan patriotisme bagi seluruh warga bangsa.

Dilanjutkan dengan Hymne ITS yang dinyanyikan secara khidmad oleh seluruh peserta, sebagai wujud kecintaan dan bakti mereka pada Ibu yang luhur, almamater ITS. Selesai Hymne ITS disambut dengan pekik “Vivat…!” oleh Radian Jadid (PENS-ITS 93, panitia) yang disambut dengan gegap gempita oleh seluruh peserta “Hidup ITS, Hidup ITS, Hidup ITS!”. Sebuah jargon wajib bagi yang merasa pernah menempuh Pendidikan di ITS.

Ust. Basset, (Asrsitek 93) memimpin doa untuk kelancaran acara serta mengenang dan mendoakan puluhan teman seangkatan yang telah meninggal mendahului mereka semua. Beberapa foto ditayangkan dan menjadi pengingat khususnya teman sejurusan ataupun sepermainan.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita