Demokrat Jatim Tolak Rencana PPN Sembako dan Pendidikan, Karena Ekonomi Masyarakat Menurun

- Editor

Kamis, 17 Juni 2021 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Wakil Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Samwil menolak rencana pemerintah untuk menerapkan Pajak Pertahanan Nilai (PPN) sembako dan pendidikan.

Kebijakan itu dinilai tidak tepat dan membuat masyarakat kecil terpuruk saat pandemi Covid 19.

“Pajak pendidikan dan sembako masih tdk relevan dg kondisi masyarakat saat ini suasana ekonomi turun sebab covid 19,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Samwil, seharusnya pada masa Pendemi Covid 19, pemerintah memberikan subsidi kepada para petani dan sektor pendidikan. Sehingga, harga sembako di pasaran bisa stabil dan menguntungkan masyarakat kecil.

Baca Juga :  DPRD Jatim Ingatkan Masyarakat Penggunaan Listrik yang Berlebih : Waktunya gunakan Smart House

“Subsidi pendidikan bisa diberikan saat proses belajar mengajar dengan sistem daring terutama memberikan pendidikan dan kuota internet gratis tidak Malang membebani dengan PPN,” tambahnya.

Anggota DPRd dari Dapil Gresik-Lamongan itu berharap pemerintah membatalkan rencana untuk memberikan pajak pada sektor tersebut.

Pemerintah harus mendengarkan hati nurani rakyat, yang merasa keberatan karena pada Covid 19 sangat memukul masyarakat kecil baik di segala bidang.

Baca Juga :  Sambut Kedatangan Menteri AHY Di Bandara Juanda, Dokter Agung Berikan Batik Tulis Motif Burung Hong

“Pemerintah harus peka dan melihat situasi kebatinan masyarakat kecil. Mereka sudah sangat menderita dan membutuhkan bantuan, bukan malah dibebani pajak,” tambahnya lagi.

Seperti diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana menerapkan kebijakan PPN sembako dan pendidikan. Kebijakan itu ditentang masyarakat karena dinilai makin membuat ekonomi rakyat kecil terpuruk. Nang

Berita Terkait

Ribuan Pengunjung Padati Obyek Wisata Widuri pada Perayaan Festival Kupat
KAI Daop 7 Madiun Sukses Layani lebih dari 200 ribu Pelanggan Berangkat pada Masa Angkutan lebaran 2024
Khofifah Ajak Perempuan Pupuk Spirit Kejuangan Kartini, Wujudkan Indonesia Sejahtera Dengan Emansipasi Secara Kualitatif
Berikan Doorprize kepada Warga Rizal Bawazier Ajak Jauhkan Perbedaan
Gus Yani Hadir Dalam Pengajian Umum LDII, di Ponpes Baitul Makmur Laban Gresik
Korban Tabrakan Mobil vs Motor di Ponorogo Ternyata Wakil Rektor
Dampak Erupsi Gunungapi Ruang Meluas, Penanganan Darurat Dimaksimalkan
Hilang Kendali, Mahasiswi di Ponorogo Terperosok ke Sungai hingga Tak Sadarkan Diri

Berita Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 16:04 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Obyek Wisata Widuri pada Perayaan Festival Kupat

Minggu, 21 April 2024 - 15:55 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sukses Layani lebih dari 200 ribu Pelanggan Berangkat pada Masa Angkutan lebaran 2024

Minggu, 21 April 2024 - 14:39 WIB

Khofifah Ajak Perempuan Pupuk Spirit Kejuangan Kartini, Wujudkan Indonesia Sejahtera Dengan Emansipasi Secara Kualitatif

Minggu, 21 April 2024 - 13:32 WIB

Berikan Doorprize kepada Warga Rizal Bawazier Ajak Jauhkan Perbedaan

Minggu, 21 April 2024 - 13:27 WIB

Gus Yani Hadir Dalam Pengajian Umum LDII, di Ponpes Baitul Makmur Laban Gresik

Sabtu, 20 April 2024 - 21:23 WIB

Korban Tabrakan Mobil vs Motor di Ponorogo Ternyata Wakil Rektor

Sabtu, 20 April 2024 - 21:15 WIB

Dampak Erupsi Gunungapi Ruang Meluas, Penanganan Darurat Dimaksimalkan

Sabtu, 20 April 2024 - 20:20 WIB

Hilang Kendali, Mahasiswi di Ponorogo Terperosok ke Sungai hingga Tak Sadarkan Diri

KANAL TERKINI

KANAL PEMALANG

Berikan Doorprize kepada Warga Rizal Bawazier Ajak Jauhkan Perbedaan

Minggu, 21 Apr 2024 - 13:32 WIB