Mantan Istri Bos Minyak Kayu Putih Ajukan Eksepsi, PH Anggap Dakwaan Jaksa Kurang Tepat

- Editor

Kamis, 14 Oktober 2021 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa Linda Leo Darmosuwito (bawah) saat menjalani sidang di PN Surabaya secara daring, (foto: Ady_kanalindonesia.com)

Terdakwa Linda Leo Darmosuwito (bawah) saat menjalani sidang di PN Surabaya secara daring, (foto: Ady_kanalindonesia.com)

Terdakwa Linda Leo Darmosuwito (bawah) saat menjalani sidang di PN Surabaya secara daring, (foto: Ady_kanalindonesia.com)

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Mantan istri Bos minyak kayu putih, Linda Leo Darmosuwito menjadi terdakwa kasus dugaan pemalsuan kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (14/10/2021)

Dalam sidang ini, terdakwa Linda melalui tim penasehat hukumnya bernama Salawati Taher mengajukan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan jaksa. Dihadapan majelis hakim yang diketuai Suparno ini menganggap bahwa surat dakwaan jaksa tidak tepat atau setidaknya dakwaan itu tidak diterima.

“Alasannya, Karena tidak memenuhi ketentuan Pasal 143 ayat (2) KUHAP huruf b terkait uraian cermat, jelas, dan lengkap mengenai tindak pidana yang di dakwakan, termasuk waktu dan tempat tindak pidana dilakukan,” kata Salawati Taher di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (14/10/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, papar Salawati Taher, surat dakwaan Jaksa ini disusun atas hasil penyidikan yang terindikasi tidak berimbang dan tidak sesuai prosedur penanganan pada surat-surat.

“Surat pernyataan yang dilaporkan palsu tersebut baru diketahui Linda saat ditunjukan oleh penyidik polda jatim pada 26 Januari 2021. Disitu terlihat jelas bahwa tanda tangan tersebut bukan tanda tangan Linda, baik dari ketebalan tinta, serta besar kecilnya tanda tangan yang bisa dikomparasi dengan tanda tangan Linda dalam administrasi perkawinan antara dirinya dengan Sugianto Sutiono,” paparnya.

Tidak ada dokumen asli atas surat pernyataan palsu obyek perkara maupun surat keterangan belum menikah yang dilaporkan, berdasarkan jawaban lisan penyidik atas surat penasehat hukum Linda nomor 005 bulan Juni 2021 perihal ijin pinjam barang alat bukti dokumen asli surat pernyataan tertanggal 24 Mei, guna dilaporkan ke polisi oleh Linda. Karena surat pernyataan yang dilaporkan palsu tersebut baru diketahui Linda saat proses penyidikan.

Baca Juga :  Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Sambung Salawati, juga tidak dilakukan uji forensik atas surat pernyataan atau obyek perkara tersebut dan penyidik mengabaikan surat penasehat hukum Linda nomor 008 bukan Juni 2021 perihal permohonan untuk uji laboratorium forensik atas surat pernyataan yang dilaporkan kepada klien kami tertanggal 11 Juni 2021.

“Terdadapat kejanggalan dalam hal penyampaian bukti surat dari Linda kepada penyidik. Awalnya perkara ini ditangani oleh Unit 1 PPA Polda Jatim dengan penyidik ibu Yasinta, kanit 1 PPA. Kemudian bulan April 2021 Kanit PPA diganti oleh penyidik Ibu Dini dan saat itu dia telah menerima satu bendel bukti surat bertanda T1-sampai T19 yang valid dan relevan dari Linda tertanggal 26 April 2021 dan tanggal 24 Mei 2021. Namun kemudian perkara ini ke Unit 4 KDRT dengan diambil alih kembali oleh penyidik Ibu Yasinta yang kemudian menolak bukti surat yang telah diterima dan diberi stempel instansi Polda Jatim tertanggal 28 April 2021 yang telah diterima oleh penyidik Ibu Dini,” sambung Salawati.

Surat-surat Linda juga diabaikan, tidak dipertimbangkan dan tidak dimasukkan dalam berkas perkara. Dan permintaaan BAP tambahan dan bukti-bukti pendukung yang valid lainnya dari Linda, tapi permintaan tersebut ditolak oleh penyidik Polda Jatim. Meksi mereka tahu bahwa hukum pidana menitik beratkan mencari kebenaran materiil.

Baca Juga :  Bisa Saja PDIP Koalisi dengan PKB Usung Arzuki Mustamar, Untari : Semua masih mungkin terjadi

Pungkas Salawati, padahal BAP tambahan dan bukti pendukung valid tersebut untuk menangkis tuduhan dari Sugianto Sutiono, diantaranya mengenai pengurusan surat administrasi perkawinan yang semuanya diurus oleh Sugianto Sutiono yang beragama Budha. Bantahan tentang perselingkuhan yang tidak benar. Perceraian verstek dan tidak dibaginya harta bersama dengan adil, tapi semua harta bersama dikuasai oleh Sugianto Sutiono.

“Sugianto Sutiono juga memliki KTP dengan status belum kawin pada tahun 2007, saat perkawinan hendak berlangsung. Angelina Carenza dilahirkan Linda dengan operasi cesar dan saat Linda berhubungan badan dengan Sugianto Sutiono dengan bekas operasi cesar atas kelahiran Angelina Carenza.Terkait kejanggalan-kejanggalan tersebut, Mabes Polri berinisiatif melakukan gelar perkara khusus di Mabes Polri pada tanggal 2 September 2021,” pungkasnya.

Selepas mendengarkan penjelasan nota keberatan yang diajukan oleh terdakwa
Linda Leo Darmosuwito melalui
pengacaranya. Majelis hakim yang diketuai Suparno menawarkan pada Jaksa Penuntut untuk memberikan tanggapannya secara tertulis.

Dalam persidangan yang berlangsung secara virtual tersebut, hakim Suparno mengagendakan persidangan ini digelar dua kali dalam seminggu.

“Sidang dilanjutkan kembali sepekan mendatang,” tutup hakim Suparno. Ady

Berita Terkait

DPP Partai Demokrat Turunkan Surat Tugas untuk Sugiri Sancoko di Pilkada 2024 Ponorogo
Calon Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko Masuk dalam Daftar 5 Bupati Petahana di Jawa Timur yang Dapat Surat Tugas dari PAN
Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat
Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance
Bisa Saja PDIP Koalisi dengan PKB Usung Arzuki Mustamar, Untari : Semua masih mungkin terjadi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Banggar DPRD Jatim Rekom Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Layak Dibahas Lebih Lanjut, Tapi Beri Catatan Soal Laba BUMD
Dewan Syuro PKB Ponorogo Minta DPP Turunkan  Rekom ke Sugiri Sancoko

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:29 WIB

DPP Partai Demokrat Turunkan Surat Tugas untuk Sugiri Sancoko di Pilkada 2024 Ponorogo

Kamis, 20 Juni 2024 - 08:09 WIB

Calon Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko Masuk dalam Daftar 5 Bupati Petahana di Jawa Timur yang Dapat Surat Tugas dari PAN

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:44 WIB

Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:46 WIB

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:50 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:18 WIB

Banggar DPRD Jatim Rekom Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Layak Dibahas Lebih Lanjut, Tapi Beri Catatan Soal Laba BUMD

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:53 WIB

Dewan Syuro PKB Ponorogo Minta DPP Turunkan  Rekom ke Sugiri Sancoko

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

OJK Kediri Nyatakan Pertumbuhan Kredit Perbankan Bulan Maret 5,01 Persen

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Jun 2024 - 22:46 WIB