Ungkap Kasus Korupsi KMK Bank Jatim Cabang Mojokerto, 3 Orang Ditahan Kejari Kota Mojokerto

- Editor

Kamis, 6 Januari 2022 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto mengungkap kasus dugaan korupsi penyaluran dan penggunaan kredit modal kerja (KMK) Bank Jatim Cabang Mojokerto kepada CV Dwi Dharma (2013) dan PT Mega Cipta Selaras (2014) sehingga negara mengalami kerugian capai Rp1.496 miliar. Ada sekitar 3 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, Kamis (6/1/2022).

“Ketiga tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan di Lapas Klas IIB Mojokerto,” kata Kepala Kejari (Kajari) Kota Mojokerto, Agus Herimulyanto didampingi Kasi Intel, Ali Prakosa.

Baca Juga :  Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair dari Pabrik Warga Tutup Akses menuju Proyek

Agus menjelaskan, 3 tersangka ini berinisial RZA selaku penyelia PT Bank Jatim Cabang Mojokerto (2013-2014). Kemudian tersangka AMD selaku pimpinan cabang PT Bank Jatim Cabang Mojokerto (2013-2014) dan IWS selaku nasabah atau komisaris PT Mega Cipta Selaras (2014.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modusnya, lanjut Agus, para tersangka diduga melakukan penyimpangan prosedur penyaluran. Serta adanya penyimpangan peruntukan atau penggunaan. Dugaan penyimpangan terjadi dalam penyaluran dan penggunaan kredit modal kerja dari Bank Jatim Cabang Mojokerto kepada CV Dwi Dharma di 2013 dan PT Mega Cipta Selaras pada 2014.

Baca Juga :  Lumajang Juara Umum, Semarak Gelar Peralatan Se-Jatim Ditutup dengan Lima Arahan BNPB

“Dari laporan hasil audit (LHA) BPKP kantor perwakilan Jatim ditemukan kerugian negara sebesar Rp 1.496 miliar,” jelasnya.

Dari kasus ini, Agus menegaskan, perbuatan para tersangka dipersangkakan dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999. Ady

Berita Terkait

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair dari Pabrik Warga Tutup Akses menuju Proyek
Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur, DPD Gresik Sabet 5 Penghargaan
Anggota Polres Jombang yang Dibakar Istrinya Dikabarkan Meninggal
Tragis, Perkara Sepele Polwan Mojokerto Tega Bakar Suami di Garasi Aspol
Kebakaran Gudang Plastik di Watestanjung Gresik, Api Baru Dapat Dipadamkan Selama 7 Jam
Hendak Menyalip dari Kiri, Pelajar SMP di Mojokerto Tewas Tertindas Truk
Alasan Untuk Lebaran, Pria di Mojokerto Ditangkap Jualan Pil Koplo
Kapolres Mojokerto Pantau Jalur Ekstrem Mojokerto-Batu

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:07 WIB

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair dari Pabrik Warga Tutup Akses menuju Proyek

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:18 WIB

Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur, DPD Gresik Sabet 5 Penghargaan

Minggu, 9 Juni 2024 - 18:46 WIB

Anggota Polres Jombang yang Dibakar Istrinya Dikabarkan Meninggal

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:58 WIB

Tragis, Perkara Sepele Polwan Mojokerto Tega Bakar Suami di Garasi Aspol

Minggu, 2 Juni 2024 - 00:22 WIB

Kebakaran Gudang Plastik di Watestanjung Gresik, Api Baru Dapat Dipadamkan Selama 7 Jam

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:32 WIB

Hendak Menyalip dari Kiri, Pelajar SMP di Mojokerto Tewas Tertindas Truk

Senin, 8 April 2024 - 17:30 WIB

Alasan Untuk Lebaran, Pria di Mojokerto Ditangkap Jualan Pil Koplo

Jumat, 5 April 2024 - 23:05 WIB

Kapolres Mojokerto Pantau Jalur Ekstrem Mojokerto-Batu

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Peringati Hari Bhakti TNI AU ke-77, Koopsud I Gelar Donor Darah

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:30 WIB