Kejari Kota Mojokerto Sita Aset Tersangka Kasus Korupsi Penggunaan KMK Bank Jatim

- Editor

Senin, 21 Maret 2022 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM: Berdasarkan hasil penetapan dari Pengadilan Negeri Mojokerto Nomor: 70/Pen.Pid/2022/PN Mjk tanggal 27 Februari 2022, Kejari Kota Mojokerto menyita aset milik tersangka Iwan Sulistoyono. Penyitaan itu terkait perkara tindak pidana korupsi dalam penyaluran dan penggunaan kredit modal kerja dari Bank Daerah di Kota Mojokerto.

Saat memimpin proses penyitaan, Kajari Kota Mojokerto, Hadiman memaparkan bahwa kasus korupsi itu melibatkan CV Dwi Dharma tahun 2013 dan PT Mega Cipta Selaras pada tahun 2014 silam.

Setidaknya ada tiga tanah beserta bangunan yang dilakukan penyitaan. Dua tanah beserta bangunan dengan tiga sertifikat berada di Perumahan Griya Permata Meri, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Serta satu aset di wilayah Kabupaten Mojokerto. Semua aset tersebut milik Iwan Sulistiyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyitaan aset dilakukan Tim Penyidik Kejari Mojokerto yang disaksikan Camat, Kepala Kelurahan Kranggan hingga ketua RT setempat.

“Total ada empat titik, tiga titik dengan empat sertifikat aset yang disita,” katanya, Senin (21/3).

Penyitaan aset tersebut tiga orang tersangka yakni dua dari pihak bank (Kepala Cabang dan staf) dan satu dari pihak swasta peminjam. Kajari yang baru menjabat belum seminggu ini menjelaskan, kerugian negara terkait perkara tindak pidana korupsi sesuai perhitungan ahli sebesar Rp1,4 miliar.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Jatim Dapat Jatah Dana Hibah Triliunan Rupiah, KPK Pantas Panggil dan Periksa Khofifah-Emil

“Kita belum dapat menyampaikan berapa nilai aset yang di sita nanti, ada ahli terkait penafsiran harga aset. Kalau dalam putusan Pengadilan Tipikor memang aset ini disita untuk negara maka kita lakukan pelelangan. Ini masih dalam penyegelan sesuai persetujuan dari Pengadilan,” katanya.

Terkait penyitaan sebidang tanah dan bangunan rumah yang ada penghuninya, seperti di perumahan Griya Permata Meri Blok E-12a.

Hadiman menjelaskan, jika pihaknya akan memberi waktu sehingga Kejari Kota Mojokerto membuat berita acara penitipan sementara bangunan maupun dari isi bangunan tersebut.

“Kita buatkan berita acara penitipan sementara kepada adik tersangka Iwan Sulistiyono. Dan ini dalam waktu tidak terlalu lama (aset yang disita, red) harus dikosongkan karena ini disegel tidak boleh ada aktivitas apapun di dalamnya. Kita beri waktu lah dan adiknya juga berjanji akan mengosongkan secepatnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Revitalisasi SWK Pinghay, Kini Jauh Lebih Nyaman dan Tertata

Sementara itu, adik tersangka Nunuk (43) mengatakan, pihaknya tidak ada pemberitahuan terkait penyitaan aset oleh Tim Penyidik Kejari Kota Mojokerto tersebut.

“Tidak. Tidak ada sama sekali. Ya sebelumnya sudah tahu akan ada penyitaan. Sudah lama, 2008 (tinggal di rumah yang di sita, red). Tidak ada sama sekali, tidak tahu kalau rumah Bu Iwan (aset pertama yang di sita, red),” tegasnya.

Iwan Sulistiyono yang merupakan Komisaris PT Mega Cipta Selaras mengajukan kredit dengan surat perjanjian pengerjaan proyek di Malang sebesar Rp1,2 miliar. Namun pengajuan kredit tahun 2014 tersebut digunakan untuk menutupi hutang di Bank Daerah Cabang Mojokerto tahun 2013. Iwan ditahan bersama mantan Pinca Bank Daerah Mojokerto Amirudin dan penyelia Bank daerah Rizka Arifiandi.

Ketiganya ditahan Kejari Kota Mojokerto pada, Kamis 6 Januari 2022. Ketiganya dijerat Pasal 2 Ayat 1 Juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara. Ady

Berita Terkait

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair dari Pabrik Warga Tutup Akses menuju Proyek
Terekam CCTV, Pria Pelaku Pencurian Di Rumah Tetangga Diringkus Polisi Polres Pamekasan
Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur, DPD Gresik Sabet 5 Penghargaan
Sepupu Penganiaya Rahem Hingga Terbunuh, Di Jerat Pidana Kurungan Penjara Seumur Hidup
Rem Blong, Truk Trailer Alami Kecelakaan di Exit Tol Bawen
Truk Bermuatan Kayu Alami Kecelakaan di Ungaran
Bawa 28 Imigran Gelap, Lantamal III Temukan dan Amankan Speedboat yang Terdampar Pantai Keusik Urug Muara Cikaso Sukabumi
Curi Emas Tetangga Seberat 50 Gram, Perempuan Muda Pamekasan Diringkus Polisi

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:07 WIB

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair dari Pabrik Warga Tutup Akses menuju Proyek

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:21 WIB

Terekam CCTV, Pria Pelaku Pencurian Di Rumah Tetangga Diringkus Polisi Polres Pamekasan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:18 WIB

Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur, DPD Gresik Sabet 5 Penghargaan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:27 WIB

Sepupu Penganiaya Rahem Hingga Terbunuh, Di Jerat Pidana Kurungan Penjara Seumur Hidup

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:09 WIB

Rem Blong, Truk Trailer Alami Kecelakaan di Exit Tol Bawen

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:25 WIB

Truk Bermuatan Kayu Alami Kecelakaan di Ungaran

Senin, 1 Juli 2024 - 16:12 WIB

Bawa 28 Imigran Gelap, Lantamal III Temukan dan Amankan Speedboat yang Terdampar Pantai Keusik Urug Muara Cikaso Sukabumi

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:49 WIB

Curi Emas Tetangga Seberat 50 Gram, Perempuan Muda Pamekasan Diringkus Polisi

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Peringati Hari Bhakti TNI AU ke-77, Koopsud I Gelar Donor Darah

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:30 WIB