Ketua panitia International Code of Medical Ethics (ICoME) IDI & WMA, dr Pukovisa Prawiroharjo, SpS(K), PhD menjelaskan bahwa merupakan kebanggaan bagi Indonesia khususnya Ikatan Dokter Indonesia dipercaya oleh World Medical Association untuk menyelenggarakan simposium bersama ini yang dilanjutkan dengan Conference of International Code of Medical Ethics. Acara ini diharapkan dapat menambah wawasan dan meningkatkan kualitas etika profesionalisme dokter Indonesia.
Simposium ini menghadirkan sejumlah pembicara dari Indonesia dan Internasional. Diantaranya Sekjen WMA Dr Otmar Kloiber, Bendahara WMA Prof Ravindra sekaligus yang mendalami etika kedokteran telemedis, dr Ramin Parsa-Parsi yang merupakan inisiator dari perubahan deklarasi Geneva dan International Code of Medical Ethics yang saat ini sedang direvisi, dan Prof Urban Wiesing yang merupakan bagian dari inisiator Deklarasi Helsinki yang saat ini menjadi rujukan seluruh komite etik penelitian seluruh dunia termasuk Indonesia.
