Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan dan Pelestarian Bahan Pustaka Dinas Perpustakaan Kota Tidore kepulauan Muhammad Hafid Ismail, menjelaskan bahwa, seminar dan ekspose hasil pelestarian naskah kuno nusantara adalah tindak lanjut dari kegiatan preservasi dan pemeliharaan fisik serta alih media naskah kuno yang dilakukan oleh tim perpusnas pada beberpa bulan lalu.
“Dimana ada 13 naskah yang telah diperbaiki secara fisik dan alih media ke digital. 13 naskah kuno tersebut milik Bapak M. Amin Faaruq sebagai ahli waris, mempunyai 6 naskah dan Bapak Mahmud Umar memiliki 7 naskah, kondisi naskah pada saat pemeliharaan memiliki tingkat kerusakan yg berbeda, mulai dari yang sangat parah tidak utuh lagi,” ungkap Hafid.
Hafid menambahkan, pada perubahan anggaran ini, kami akan melakukan penelusuran naskah kuno yang dimiliki masyarakat, perlu kami sampaikan bahwa kami tidak berkepentingan dengan isi naskah kuno, kami hanya berkepentingan memperbaiki fisik yang rusak serta akan dialihmediakan.
Jika diijinkan dalam rangka menyelamatkan naskah tersebut, untuk itu kiranya masyarakat di Kota Tidore Kepulauan yang punya naskah kuno, dalam bentuk apapun mohon kerjasamanya dengan kami.
Karena naskah kuno adalah sumber informasi dan juga sumber ilmu pengetahuan, sehingga penting untuk dijaga dan dirawat guna dilestarikan kepada anak cucu.
