Dinyatakan P21, Kejari Ponorogo Terima Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Meninggalnya Santri Gontor

- Editor

Kamis, 5 Januari 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menerima penyerahan tahap 2 tersangka dan Barang Bukti (BB) kasus meninggalnya santri Pondok Modern Darussalam Gontor, Kamis(05/01/2023). Berkas sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat formil maupun materiil untuk dilimpahkan ke pengadilan (P-21)

Dua tersangka yaitu MFA dan Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) IH beserta barang bukti diserahkan oleh penyidik Polres Ponorogo.

“Hari ini kami menerima penyerahan tersangka kasus meninggalnya santri Pondok Modern Gontor beserta barang bukti dari penyidik Polres Ponorogo,”ucap Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Ahmad Affandi.

Barang Bukti yang diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari kasus tersebut diantaranya 1 unit becak, 2 buah patahan tongkat warna putih, 1 buah flashdisk berisi salinan rekaman CCTV RS Yasyfin Pondok Gontor, 1 buah air mineral, 1 potong kaos oblong warna biru loreng dan 1 potong celana training warna hitam.

“Setelah dilaksanakan pemeriksaan dan penelitian terhadap tersangka maupun barang bukti, atas nama terdakwa MFA dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Ponorogo selama 20 hari terhitung mulai tanggal 05 Januari 2023 hingga tanggal 24 Januari 2023,”terangnya.

Sedangkan ABH IH tidak dilakukan penahanan dengan mempertimbangkan permohonan orang tua ABH Sebagaimana ketentuan dalam pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Baca Juga :  Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

“Tersangka dan ABH tersebut melanggar Pasal 80 Ayat (3) Jo. Pasal 76C UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU R.I. No. 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak sebagaimana terakhir diubah dengan UU R.I. No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU R.I. No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – Undang,”tuturnya.

 

Berita Terkait

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama
Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya
Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:55 WIB

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:48 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:26 WIB

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:45 WIB

Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:02 WIB

Distribusikan 376 Sapi Kurban, PDIP Jatim: Idul Adha Momentum Perkuat Gerakan Bantu Rakyat

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB