Viral, Nasi Kuning Muna Cung Pasar Pathuk Jogja

- Editor

Senin, 1 Mei 2023 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: jogjakota.go.id

foto: jogjakota.go.id

YOGYAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Nasi kuning merupakan sajian makanan yang khas dan mudah dijumpai di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Jogja. Salah satu nasi kuning yang tidak pernah sepi pelanggan adalah Nasi Kuning Muna Cung yang berada di Jalan Beskalan, Pintu Selatan Pasar Pathuk, Kota Jogja.

Nama Muna Cung diambil dari nama sang penjual yaitu Muna, dan suaminya bernama Cung. Keduanya sudah berjualan nasi kuning sejak 25 tahun lalu.

“Panggilan saya Muna, kalau Cung itu nama Suami saya, kami merintis bersama jadi namanya Nasi Kuning Muna Cung. Kalau jualannya itu sejak anak saya masih kecil, ya kurang lebih sudah 25 tahun,” tutur Muna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menekuni usaha nasi kuning, pada mulanya Muna dan Cung mencoba berjualan bakmi dan cap cay. Tapi usaha kuliner tersebut tidak bertahan lama, hanya berjalan sekitar 4 tahun.

“Dulu awalnya itu kami jualan bakmi, bihun, cap cay tapi cuma sebentar, ya 3 sampai 4 tahun. Terus coba ganti jualan nasi kuning sampai sekarang,” terang Muna.

Baca Juga :  Selama Mudik, Khofifah Ajak Viralkan Kuliner Khas Jatim yang Enaknya Tak Ada Obat

Nasi Kuning Muna Cung, berlokasi di Jalan Beskalan, Pintu Selatan Pasar Pathuk ini berbeda dengan nasi kuning pada umumnya.

Kalau pada umumnya nasi kuning disajikan dengan lauk pendamping orek tempe, telur suwir, dan serundeng, Nasi Kuning Muna Cung menawarkan sajian nasi kuning dengan lauk pendamping yaitu empal.

Diceritakan Muna, nasi kuning racikannya disukai oleh berbagai kalangan, baik itu warga lokal maupun wisatawan. Termasuk keluarga Keraton yang sudah jadi pelanggan setianya.

“Kalau kata pembeli itu, nasi kuning di sini punya ciri khas, dari kering kentang, orek tempe, serundeng, empal, ya karena memang semua kami racik sendiri, kecuali sate ayam ini yang titipan dari penjual lain. Kalau yang paling disukai pembeli ya nasi kuning empal itu,” imbuhnya.

Selain nasi kuning, juga tersedia nasi langgi dan nasi gurih. Dengan berbagai pilihan lauk seperti empal, babat, iso, sate ayam, ayam bacem, perkedel, dan kadang tersedia paru.

Dengan merogoh kocek Rp 15 ribu saja, Nasi Kuning Muna Cung dapat dinikmati dengan lauk pendamping perkedel, telur suwir, abon, serundeng, kering kentang, orek tempe, timun, dan sambal pedas. Sementara untuk pilihan lauk empal harganya Rp 32 ribu, lauk ayam bacem Rp 28 ribu, lauk komplit yaitu babat, iso, dan empal Rp 34 ribu, serta lauk sate ayam Rp 21 ribu.

Baca Juga :  Pedagang Kerupuk Kulit Pinggir Jalan Pemalang Raup Cuan Belasan Juta Rupiah pada Moment Lebaran

Untuk menikmati sajian Nasi Kuning Muna Cung ini, pembeli harus rela menunggu sekitar 20 hingga 30 menit karena antrean yang mengular. Salah satunya dialami Risa, wisatawan dari Jakarta yang penasaran untuk mencoba nasi kuning empal karena viral di media sosial.

“Mau coba nasi kuning empal, tahu tempat ini dari Instagram, ternyata antre panjang banget, berarti memang banyak yang suka, pasti rasanya bakal sepadan sama lama nunggunya,” ungkapnya.

Nasi Kuning Muna Cung buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga 11.30 WIB, khusus melayani pembelian untuk dibungkus. Tapi untuk momen liburan atau akhir pekan, biasanya sudah habis terjual sebelum pukul 11.00 WIB, jadi disarankan datang lebih awal. (Tim)

Sumber: jogjakota.go.id

Berita Terkait

Selama Mudik, Khofifah Ajak Viralkan Kuliner Khas Jatim yang Enaknya Tak Ada Obat
Pedagang Kerupuk Kulit Pinggir Jalan Pemalang Raup Cuan Belasan Juta Rupiah pada Moment Lebaran
Parisawah, Tempat Kuliner di Jombang yang Cocok Jadi Lokasi Transit Para Pemudik
Kesiapan Pemkot Yogyakarta Sambut Pemudik Lebaran 2024
Penjabat Wali Kota Yogyakarta Lantik 78 Pejabat
Melalui Buka Bersama, Kharisma‘98 Tetap Jaga Kebersamaan
Gandeng Swasta Pemkot Yogya Manfaatkan Hasil Olahan Sampah ‘RDF’
Rekomendasi Warung Kopi Lesehan Pinggir jalan Khas Ponorogo, Salah Satunya Pernah  Dikunjungi Calon Presiden

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 17:01 WIB

Selama Mudik, Khofifah Ajak Viralkan Kuliner Khas Jatim yang Enaknya Tak Ada Obat

Sabtu, 13 April 2024 - 14:01 WIB

Pedagang Kerupuk Kulit Pinggir Jalan Pemalang Raup Cuan Belasan Juta Rupiah pada Moment Lebaran

Senin, 8 April 2024 - 15:11 WIB

Parisawah, Tempat Kuliner di Jombang yang Cocok Jadi Lokasi Transit Para Pemudik

Kamis, 4 April 2024 - 13:50 WIB

Kesiapan Pemkot Yogyakarta Sambut Pemudik Lebaran 2024

Selasa, 2 April 2024 - 16:38 WIB

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Lantik 78 Pejabat

Senin, 1 April 2024 - 06:01 WIB

Melalui Buka Bersama, Kharisma‘98 Tetap Jaga Kebersamaan

Senin, 25 Maret 2024 - 20:25 WIB

Gandeng Swasta Pemkot Yogya Manfaatkan Hasil Olahan Sampah ‘RDF’

Minggu, 17 Maret 2024 - 15:52 WIB

Rekomendasi Warung Kopi Lesehan Pinggir jalan Khas Ponorogo, Salah Satunya Pernah  Dikunjungi Calon Presiden

KANAL TERKINI

KANAL TRAVEL

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:39 WIB

KANAL SIDOARJO

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:39 WIB

KANAL SULAWESI

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:25 WIB