Penahanan Dua Tersangka Pungli Sawoo Diperpanjang, Kejari Ponorogo Lengkapi Berkas

- Editor

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SJ dan SY usai menjalani pemeriksaan dan sedang digelandang ke rumah tahanan kelas IIB Ponorogo. (foto: Imam Mustajab)

SJ dan SY usai menjalani pemeriksaan dan sedang digelandang ke rumah tahanan kelas IIB Ponorogo. (foto: Imam Mustajab)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kejaksaan negeri (Kejari) Ponorogo perpanjang masa penahanan 2 tersangka kasus pungli proses periwayatan (penyegelan) tanah di Desa Sawoo.

Sebelumnya, Tersangka yang berinisial SJ dan SY telah ditahan oleh Kejari Ponorogo pada Kamis (1/2/2024) lalu. Mereka ditahan di Rutan kelas IIB Ponorogo untuk 20 hari ke depan.

Penahanan tersebut dilakukan karena kasus ini sudah masuk dalam tahap penyidikan, Hal ini diungkap Kasie Intel Kejari Ponorogo Agung Riyadi.

“Karena kasus ini sudah masuk Tahap Penyidikan, maka penahanan ini dilakukan atas beberapa pertimbangan. Yang pertama adalah alasan objektif seperti ancaman penjara yang lebih dari 5 tahun, dan alasan subjektifnya agar tidak ada kemungkinan menghilangkan barang bukti, dan juga agar tidak melarikan diri,” ucapnya pada Kamis, (1/2/2024).

Agung menyampaikan bahwa penahanan atas dua tersangka kasus pungli proses periwayatan (penyegelan) tanah tersebut diperpanjang selama empat hari ke depan terhitung mulai hari ini, 21 Februari 2024 sampai dengan 31 maret 2024 mendatang.

Baca Juga :  Begal Payudara Ponorogo, Korban Ditendang Setelah Jatuh dan Diselamatkan Ojek Online

“Mereka kami perpanjang masa penahananya selama 40 hari terhitung mulai hari ini Rabu (21/2/2024), Kami juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan perpanjangan masa penahanan kepada keluarga terdakwa,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa alasan dari perpanjangan masa penahanan ini dikarenakan pihaknya masih melengkapi kekurangan berkas.

“Ini masih tahap pemberkasan, berkas yang diperlukan masih kami lengkapi,” pungkasnya. (Imam_kanalindonesia.com)

Berita Terkait

Ya Allah… Diknas Jatim Tak Mau Tanggung Jawab Membayar BPJS GTT dan PNPNSD
Gempa Berkekuatan Mag5.0 Guncang Tuban
20 Peserta Seleksi Komisioner KPU Ponorogo Dinyatakan Lolos, Ini Tahapan Selanjutnya
Kapolres Kediri Apresiasi Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2024 Berjalan Lancar
Kolaborasi Kenneth Trevi dan Miben Voice di Album Superkids “Anti Bully” Angkat Potensi Bukit Terbang Parang Tejo
Puluhan Peserta Mudik Balik Gratis Diberangkatkan, Bupati Ponorogo: Masih ada 3 Bus
Hasil Temuan Mamin Kadaluarsa di Jombang Dibawa BPOM, PJ Bupati Tegaskan Bakal Ditindaklanjuti
Frekuensi KA bertambah, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Pengawasan masa Angkutan Lebaran

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 18:16 WIB

Ya Allah… Diknas Jatim Tak Mau Tanggung Jawab Membayar BPJS GTT dan PNPNSD

Rabu, 17 April 2024 - 15:56 WIB

Gempa Berkekuatan Mag5.0 Guncang Tuban

Rabu, 17 April 2024 - 14:30 WIB

20 Peserta Seleksi Komisioner KPU Ponorogo Dinyatakan Lolos, Ini Tahapan Selanjutnya

Rabu, 17 April 2024 - 13:39 WIB

Kapolres Kediri Apresiasi Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2024 Berjalan Lancar

Rabu, 17 April 2024 - 11:31 WIB

Kolaborasi Kenneth Trevi dan Miben Voice di Album Superkids “Anti Bully” Angkat Potensi Bukit Terbang Parang Tejo

Rabu, 17 April 2024 - 11:31 WIB

Puluhan Peserta Mudik Balik Gratis Diberangkatkan, Bupati Ponorogo: Masih ada 3 Bus

Rabu, 17 April 2024 - 11:14 WIB

Hasil Temuan Mamin Kadaluarsa di Jombang Dibawa BPOM, PJ Bupati Tegaskan Bakal Ditindaklanjuti

Rabu, 17 April 2024 - 10:39 WIB

Frekuensi KA bertambah, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Pengawasan masa Angkutan Lebaran

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Gempa Berkekuatan Mag5.0 Guncang Tuban

Rabu, 17 Apr 2024 - 15:56 WIB

KANAL VIDEO

VIDEO-Gunung Ruang Meletus, 828 Warga Dievakuasi

Rabu, 17 Apr 2024 - 12:35 WIB