Korupsi Uang Perjalanan Dinas, Mantan Pegawai KPK Novel Aslen Rumahorbo menjadi Tersangka Tunggal

- Editor

Jumat, 8 Maret 2024 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,KANALINDONESIA.COM: Eks pegawai KPK , Novel Aslen Rumahorbo ditetapkan menjadi tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi uang perjalanan dinas (perdin) di lembaga anti korupsi tersebut.

Dalam pemeriksaan, Novel diduga telah menggelapkan uang perjalanan dinas senilai Rp550 juta selama periode 2021-2022.

“Ya seingat saya (sudah tersangka), dia sendiri, pelaku tunggal,” kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (7/3/2024) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Novel merupakan mantan admin pada Kedeputian Penindakan dan Eksekusi KPK. Ia juga telah dipecat pada Selasa, (19/09/ 2023) lalu, buntut tersandung kasus korupsi uang perjalanan dinas tersebut.

Pemecatan itu berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat KPK yang menyatakan Novel telah melanggar Pasal 5 huruf a PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS berupa penyalahgunaan wewenang.

Dalam perkara tersebut, Lembaga antikorupsi itu pun telah menggelar ekspose kasus dugaan pemotongan anggaran perjalanan dinas oleh mantan pegawainya sendiri.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan seluruh pejabat pada Kedeputian Penindakan dan Eksekusi serta pimpinan KPK sepakat meningkatkan perkara itu ke tahap penyidikan.

“Informasi terakhir, sudah dilakukan gelar perkara, sudah ekspose, sudah disepakati untuk naik pada proses penyidikan,” ujar Ali Fikri kepada wartawan, Senin (26/2), dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya H. Harefa mengungkapkan kasus tersebut diungkap oleh atasan Novel dan tim kerja pegawai tersebut.

“Dugaan tindak pidana ini awalnya diketahui dan diungkap oleh atasan dan tim kerja oknum tersebut dengan keluhan adanya proses administrasi yang berlarut-larut dan adanya pemotongan uang perjalanan dinas yang dilakukan oknum tersebut,” kata Cahya, dalam konferensi pers, Selasa (27/6/2023).

 

Ia menyebut atasan dan tim kerja pegawai tersebut, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Inspektorat KPK yang bertugas mengawasi internal lembaga.

Kemudian, Inspektorat melakukan pemeriksaan dan menghitung dugaan korupsi dengan berbentuk kerugian keuangan negara.

“Dugaan kerugian keuangan negara dengan nilai Rp550 juta dengan kurun waktu tahun 2021-2022,” ucapnya.

Berita Terkait

UNESCO dan Kedutaan Besar Inggris Jakarta Soroti Peran Jurnalisme dalam Aksi Perubahan Iklim
Bawa Pesan Perdamaian Sesuai Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan Abu Dhabi, Khofifah Apresiasi Semangat Grand Syeikh Al Azhar Semai Persaudaraan dan Moderasi Islam
Mukhlis Basri Masuk Daftar Anggota Pansus Angket Haji DPR
Era Artificial Intelligence: Tiga Jenis Penulis dan Teror Mental Putu Wijaya
Lantik 14 Kajari, Begini Harapan Kajati Jatim Mia Amiati Untuk Pejabat Baru
KPK Panggil Mantan Pejabat Basarnas
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Mantan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN, Dr. H. Tanri Abeng Meninggal Dunia
Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan Hujan untuk Keberlangsungan Makhluk Hidup

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 04:27 WIB

UNESCO dan Kedutaan Besar Inggris Jakarta Soroti Peran Jurnalisme dalam Aksi Perubahan Iklim

Rabu, 10 Juli 2024 - 17:51 WIB

Bawa Pesan Perdamaian Sesuai Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan Abu Dhabi, Khofifah Apresiasi Semangat Grand Syeikh Al Azhar Semai Persaudaraan dan Moderasi Islam

Rabu, 10 Juli 2024 - 14:55 WIB

Mukhlis Basri Masuk Daftar Anggota Pansus Angket Haji DPR

Sabtu, 6 Juli 2024 - 07:37 WIB

Era Artificial Intelligence: Tiga Jenis Penulis dan Teror Mental Putu Wijaya

Kamis, 27 Juni 2024 - 21:01 WIB

Lantik 14 Kajari, Begini Harapan Kajati Jatim Mia Amiati Untuk Pejabat Baru

Selasa, 25 Juni 2024 - 16:27 WIB

KPK Panggil Mantan Pejabat Basarnas

Minggu, 23 Juni 2024 - 08:07 WIB

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Mantan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN, Dr. H. Tanri Abeng Meninggal Dunia

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:23 WIB

Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan Hujan untuk Keberlangsungan Makhluk Hidup

KANAL TERKINI