Kelompok yang ketiga adalah Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri yaitu seseorang tahu bahwa dirinya tidak mampu. Jika ada yang seperti ini, maka Khofifah berpesan agar pengurus Muslimat NU untuk memberikan kesempatan pada mereka untuk belajar. Karena bukan tidak mungkin ketika sudah punya ilmunya, maka sejatinya mereka bisa jauh lebih berkembang.
“Yang keempat adalah kelompok Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri yaitu Seseorang yang Tidak Tahu bahwa dia tidak punya kemampuan. Kadang yang seperti ini selalu merasa lebih tahu, selalu merasa memiliki ilmu yang sudah cukup, padahal ia tidak tahu bahwa sesungguhnya ia tidak tahu. Maka jika ada yang semacam ini saya pesan Muslimat NU untuk bijak dan mengarahkan agar mereka bisa memiliki kemampuan untuk bisa memberikan banyak pengabdian untuk umat,” pungkas Khofifah. (Ari)

