Polisi Ungkap Prostitusi Lewat Aplikasi MiChat, Mami dan 6 Orang Joki Diamankan

- Editor

Senin, 13 Mei 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Seorang mucikari dan enam joki wanita panggilan aplikasi MiChat digulung oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Tujuh tersangka yang diamankan satu diantaranya adalah perempuan dan juga satu anak di bawah umur.

Para pelaku yang dibekuk dalam Apartemen BH Jalan Merr dan Hotel E yakni, Yeyen alias YK (24) perempuan asal Oku Sumsel, RS, AM, EM (anak-anak), SS, RI dan AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesehariannya, YK itu memasarkan 2 wanita ABG yang kesemuanya masih di bawah umur. YK sebagai mucikari dibantu 6 anak buah yang bekerja sebagai joki, berperan mencari tamu melalui aplikasi Michat.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Bank Jatim Serahkan Bantuan 168 Jambanisasi

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan, dalam aplikasi itu, pelaku mempekerjakan anak-anak sebagai PSK sejak bulan Januari 2024.

Guna memperlancar kegiatan tersebut, pelaku membooking 2 unit di Apartemen BH dan hanya dijadikan basecamp. Tiap hari pukul 12.00 WIB sudah mendatangkan ahli make up untuk make up para angel atau PSK (pekerja seks komersil).

“Dengan dibantu pelaku lainnya, angel/PSK juga di pindah menuju hotel yang dituju yang sudah ditentukan oleh YK ini,” jelas Hendro, Senin (13/5/2024).

Sesampainya di hotel YK juga membooking 4 kamar, 3 kamar dibuat untuk melayani tamu, sedangkan 1 kamar dibuat untuk para Joki mencari tamu melalui aplikasi Michat.

Baca Juga :  Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

“Dalam sehari, rata-rata 1 angel/PSK melayani 10-20 tamu perhari. YK, tidak memberikan uang hasil dari pelanggan, namun ia kuasai sendiri, dengan alasan para korban berhutang padanya,” imbuh Hendro.

Hutang itu menurutnya adalah untuk memenuhi kebutuhan para angel. Berdasarkan 2 alat bukti yang sah, penyidik meningkatkan statusnya menjadi tersangka.

Polisi dapat menangkap tersangka pada Senin, 06 Mei 2024, sekitar pukul 20.00 WIB di salah satu hotel di Surabaya. Selanjutnya tersangka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polrestabes Surabaya.

Barang bukti yag ikut diamankan, 3 buah bill hotel, Handphone iphone, dan uang tunai Rp 7 juta rupiah. **

Reporter: Ady_kanalindonesia.com

Berita Terkait

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024
Akhiri Periode Khidmah, PCNU Kabupaten Sampang Gelar Konfercab Ke-X
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya
Memperingati Hardiknas, Dikpora Magetan Gelar Tari Masal 2024 Pelajar
KPU Ponorogo Umumkan Anggota PPS Terpilih, Besok Dilantik
Panwascam Bangkalan Bekerja Non Stop 25 Jam dan 8 Hari Dalam Seminggu
KPU Magetan Umumkan PPS Terpilih, Besok Dilantik
Kapolres AKBP Agung Nugroho Promosikan Wisata Pacitan dengan Menggelar Event Pacuan Kuda

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:34 WIB

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:43 WIB

Akhiri Periode Khidmah, PCNU Kabupaten Sampang Gelar Konfercab Ke-X

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:56 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:57 WIB

KPU Ponorogo Umumkan Anggota PPS Terpilih, Besok Dilantik

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:48 WIB

Panwascam Bangkalan Bekerja Non Stop 25 Jam dan 8 Hari Dalam Seminggu

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:20 WIB

KPU Magetan Umumkan PPS Terpilih, Besok Dilantik

Sabtu, 25 Mei 2024 - 10:15 WIB

Kapolres AKBP Agung Nugroho Promosikan Wisata Pacitan dengan Menggelar Event Pacuan Kuda

Sabtu, 25 Mei 2024 - 08:37 WIB

Minggu Besuk, Surabaya Penuh Hiburan dari Pagi Hingga Malam, Ada Pawai Bunga dan Campursari Precil Cs

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:34 WIB

KANAL NASIONAL

Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:54 WIB