Respon Ketua Dewan Kesenian Ponorogo, Ketika Monumen Reog Disebut Berhala

- Editor

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Ketua Dewan Kesenian (DK) Kabupaten Ponorogo Wisnu Hadi Prayitno sangat menyayangkan dan langsung merespon atas penyebutan monumen reyog sebagai berhala.

“Kami memiliki warisan budaya yang tak ternilai di dunia, dan reyog adalah identitas Ponorogo yang tak diragukan lagi. Sangatlah absurd jika ada yang menyebutnya dengan berhala,” ungkap Wisnu HP kepada awak media, Selasa (28/5/2024).

Wisnu menambahkan, DK Ponorogo akan memprioritaskan pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya hal ini penting agar keindahan seni reyog tidak disalahartikan.

“Setiap pandangan yang kita miliki akan mempengaruhi cara kita melihat suatu hal. Jika kita sudah memiliki prasangka tertentu, maka kita akan cenderung melihat sesuatu sesuai dengan prasangka tersebut,” jelasnya.

Wisnu dengan tegas menolak monumen reyog adalah berhala dari sudut pandang apapun.

“Monumen reyog yang sedang dibangun di Sampung jauh sekali dari makna berhala,” ujarnya.

Ketua DK Ponorogo ini menegaskan, “orang-orang yang memiliki pandangan seperti itu perlu untuk diedukasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wisnu menjelaskan bahwa monumen reyog bukan hanya sekadar bangunan fisik.

Tetapi juga menjadi tempat di mana seluruh informasi tentang Ponorogo, baik kebudayaan maupun sejarah, dapat diakses.

Baca Juga :  Grebeg Suro Ponorogo 2024 Nyaris Tanpa APBD, 33 Kegiatan Sudah Siap Digelar

“Bayangkan, jika tiba-tiba di masa kini ada orang yang menyebut monumen reyog sebagai berhala, lalu apa yang akan kita ceritakan kepada generasi mendatang?” ujarnya dengan rasa keprihatinan.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pembenahan SDM menjadi prioritas utama bagi pengurus baru DK Ponorogo.

“Kami ingin memastikan bahwa pemahaman terhadap budaya dan seni tidak hanya sekadar permukaan, itulah mengapa fokus utama kami saat ini adalah memperkuat Sumber Daya Manusia,” pungkasnya.(Tim)

Berita Terkait

Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Intip Jadwal Lengkap dan Harga Tiket Grebeg Suro 2024 Ponorogo
Pendaftar FNRP XXIX Capai 36 Group Reog, Calon Peserta Bisa Mendaftar Online
Tiga Wajah Baru Komisioner KPU Ponorogo Periode 2024/2029
Grebeg Suro Ponorogo 2024 Nyaris Tanpa APBD, 33 Kegiatan Sudah Siap Digelar
Berikut Jadwal Grebeg Suro 2024 Ponorogo
Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:27 WIB

Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:41 WIB

Intip Jadwal Lengkap dan Harga Tiket Grebeg Suro 2024 Ponorogo

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:52 WIB

Pendaftar FNRP XXIX Capai 36 Group Reog, Calon Peserta Bisa Mendaftar Online

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:15 WIB

Tiga Wajah Baru Komisioner KPU Ponorogo Periode 2024/2029

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:42 WIB

Grebeg Suro Ponorogo 2024 Nyaris Tanpa APBD, 33 Kegiatan Sudah Siap Digelar

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:39 WIB

Berikut Jadwal Grebeg Suro 2024 Ponorogo

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:00 WIB

Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet

KANAL TERKINI

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB