“Kepengurusan dewan kesenian Ponorogo kami memang 90% anak muda tetapi kami sadar bahwa untuk mengembangkan apa bagaimana kesenian kabupaten Ponorogo ini ya kita duduk bersama harus mempunyai narasi yang sama masa lalu harus kita pelajari itu itu adalah bukti sejarah komplit gitu kan yang harus kita pelajari bagaimana mereka bisa bertahan bagaimana mereka bisa hidup bagaimana mereka bisa melewati sebuah masa yang mungkin kita belum tentu bisa melewati seperti mereka. Tekad kami mampu mengenalkan budaya Ponorogo ini ke seluruh dunia dengan membuka selebar-lebarnya bagi siapapun untuk bisa berkolaborasi bagaimana kita mengembangkan membesarkan Ponorogo ini kedepan,”pungkasnya. (Imam_kanalindonesia.com)
Mengenal Wisnu HP, Sosok Ketua Dewan Kesenian Ponorogo yang Mendunia

Bagikan
Baca berita lainnya:
