Menutup khutbahnya, Wamendikdasmen Atip Latipulhayat mengingatkan bahwa hidup adalah rangkaian pengorbanan. Kurban sejati adalah memberikan yang terbaik yang kita miliki—bukan yang tersisa—karena orang lain mungkin jauh lebih membutuhkan daripada kita. Dan setiap kita, sesungguhnya telah dikaruniai kelebihan oleh Allah untuk berbagi.
Melalui momen Iduladha, Kemendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan mencakup lebih dari sekadar transfer ilmu; ia juga merupakan proses transformasi nilai, seperti pengorbanan dan kepedulian yang menjadi dasar pembentukan karakter dalam membentuk generasi bermutu.(Tim)

