Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahardian, menjelaskan bahwa peluncuran B-Smart CORPU merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN melalui pendekatan Corporate University, yang mengintegrasikan seluruh proses pembelajaran dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah.
Melalui konsep tersebut, ASN tidak hanya didorong meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga membangun budaya organisasi pembelajar yang adaptif, inovatif, kolaboratif, serta terbiasa berbagi pengetahuan untuk menghasilkan solusi terbaik bagi masyarakat.
Menurut Dani, B-Smart CORPU diharapkan mampu meningkatkan kapasitas individu, tim, hingga organisasi secara menyeluruh.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ASN, tetapi juga akan meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas kinerja pemerintahan, serta kesejahteraan masyarakat Kota Bogor.
Ia menambahkan bahwa pengembangan ASN harus dilakukan secara sistematis, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil. Karena itu, setiap perangkat daerah didorong menjadi organisasi pembelajar yang aktif mengembangkan kompetensi pegawai melalui berbagai metode pembelajaran dan kolaborasi dengan berbagai mitra.
“Melalui forum ini kami ingin membangun pemahaman bersama mengenai Corporate University sekaligus menghimpun masukan dan rekomendasi untuk menyempurnakan kebijakan pengembangan potensi ASN. Harapannya, seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan organisasi pembelajar di lingkungan Pemerintah Kota Bogor,” pungkas Dani.

