Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Resmi Gantikan di Tengah Tantangan Program Gizi Nasional

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Resmi Gantikan di Tengah Tantangan Program Gizi Nasional

Menurut pengakuannya, kondisi tersebut berkaitan dengan kadar kolesterol yang tinggi dan tekanan pekerjaan yang cukup berat selama dirinya memimpin BGN.

“Menurut dokter saya ada sumbatan di arteri jantung yang selain karena kolesterol tinggi,” tulis Nanik.

Ia juga mengungkapkan bahwa tekanan psikologis selama menjalankan tugas turut memengaruhi kondisi kesehatannya.

“Juga dipicu juga oleh stres yang luar biasa,” ungkapnya.

Nanik menjelaskan, salah satu sumber tekanan yang dirasakannya adalah besarnya tanggung jawab dalam mengelola anggaran negara.

Besarnya nilai anggaran yang harus dipertanggungjawabkan membuatnya mengaku sangat berhati-hati dalam setiap pengambilan keputusan.

Kekhawatiran agar seluruh penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan disebut menjadi salah satu faktor yang membuat beban pekerjaan semakin berat.

Bahkan, dalam menjalankan tugasnya, Nanik mengaku tidak pernah sembarangan membubuhkan tanda tangan pada dokumen penting.

Ia menyebut selalu melibatkan dua wakil kepala untuk ikut memberikan paraf setelah dokumen melalui proses pemeriksaan dan pendampingan.

“Saking takutnya saya memegang anggaran besar, sampai tanda tangan apapun saya tidak mau sendiri harus dua Waka ikut paraf,” ujar Nanik.

Kini, kepemimpinan BGN berada di tangan Sudaryono. Pergantian tersebut menandai dimulainya fase baru bagi lembaga yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan agenda gizi nasional.

Sementara itu, Nanik memilih fokus pada pemulihan kesehatan setelah menjalankan tugas di tengah tanggung jawab besar dan tekanan pekerjaan yang menyertainya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita