Kondisi Waduk Bendo tidak terlepas dari musim kemarau yang masih berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Jawa Timur masih memasuki puncak musim kemarau pada September 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bahkan mencatat 24 kabupaten/kota telah mengalami kekeringan dan menetapkan status kedaruratan kekeringan. Ponorogo termasuk salah satu daerah yang masuk dalam daftar tersebut.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebelumnya juga telah mengantisipasi dampak kemarau 2026 dengan menyiapkan langkah mitigasi kekeringan, termasuk pemetaan wilayah rawan kekeringan dan skenario distribusi air bersih.
Kondisi Waduk Bendo menjadi salah satu gambaran bagaimana kemarau panjang memengaruhi kehidupan masyarakat. Ketika air menyusut, warga harus mengubah pola mata pencaharian, dari menangkap ikan menjadi mengolah lahan yang muncul di dasar waduk.
Bagi warga Ngadirojo, hamparan dasar Waduk Bendo yang mengering kini bukan sekadar tanda panjangnya kemarau. Lahan tersebut menjadi ladang harapan untuk tetap memperoleh penghasilan di tengah berkurangnya aktivitas ekonomi akibat surutnya air.

