Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL CIREBON

Usai Dilantik, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Gercep Tangani Persoalan Pohon Tumbang

Usai Dilantik, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Gercep Tangani Persoalan Pohon Tumbang
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati meninjau lokasi pohon tumbang di depan Gedung Kesenian Rara Santang.

CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Cirebon menumbangkan pohon besar yang ada di depan Gedung Kesenian Rara Santang Bima Kota Cirebon pada Jumat (21/2/2025) malam.

Kejadian tersebut mengundang reaksi Wali Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati yang baru saja dilantik melihat langsung kondisi dan situasi sekitar.

Siti Farida yang mengenakan batik dan kerudung putih berdialog dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak terkait yang tengah menangani insiden tersebut. Ia menyoroti banyaknya pohon tua yang rawan tumbang, terutama saat hujan deras.

“Setiap kali hujan deras, hampir selalu ada pohon tumbang di Kota Cirebon, terutama di kawasan Bima. Beberapa kejadian sebelumnya bahkan sempat merusak gedung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, belakang gedung Dinas Sosial, Gedung Organda, hingga lapak pedagang di Gedung Kesenian Rarasantang,” ungkap Farida.

Farida juga mencatat sejumlah titik lain di Kota Cirebon yang memiliki pohon tua dan berpotensi tumbang, seperti Jalan Wahidin, Jalan Cipto, Jalan Kesambi, Jalan Perjuangan, serta Komplek PLTG. Menurutnya, banyak di antara pohon-pohon tersebut yang sudah berusia di atas 40 tahun, sehingga lebih rentan roboh.

Melihat kondisi ini, Farida menegaskan bahwa dalam waktu dekat ia akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta BPBD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pohon di Kota Cirebon.

“Ketiga dinas ini memiliki peran penting dalam pemeliharaan, pemilihan jenis pohon yang tepat, serta mitigasi bencana akibat pohon tumbang. Meskipun terasa sedikit terlambat, saatnya kita melakukan peremajaan pohon agar dalam lima tahun ke depan, pohon baru bisa menggantikan yang tua dan berisiko tumbang,” tegasnya.

Farida juga menyarankan agar ke depan, pohon yang ditanam bukan lagi jenis angsana, melainkan pohon asem yang lebih kuat, tidak mudah roboh, tetapi tetap memberikan keteduhan.

Tak lupa, ia mengapresiasi respons cepat tim BPBD dan DPRKP yang segera melakukan pemangkasan serta membersihkan ranting dan dahan yang menghalangi jalan.

“Saya ingin memastikan semua kejadian pohon tumbang di Kota Cirebon bisa ditangani dengan cepat. Karena itu, saya langsung menghubungi Kepala BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, dan Kepala DPRKP, Wandi Sofyan. Keduanya segera datang ke lokasi untuk menangani situasi ini,” katanya.

Farida pun meminta dinas terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang, agar langkah peremajaan bisa segera dilakukan.

Sebagai informasi, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Cirebon pada Jumat malam menyebabkan sebuah pohon tumbang di kawasan Stadion Bima. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dan petugas langsung bergerak cepat menangani kejadian di lokasi.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita