Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Polres Bangkalan Terjunkan Ratusan Personil Gabungan Untuk Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Polres Bangkalan Terjunkan Ratusan Personil Gabungan Untuk Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

BANGKALAN,
KANALINDONESIA.COM: Jelang perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. Polres Bangkalan terjunkan ratusan personil untuk amankan ibadah Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono saat menjadi inspektur upacara pada Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025. Dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di
wilayah Kabupaten Bangkalan. Apel dilaksanakan di halaman Makopolres Bangkalan pada sore hari sekira pukul 16.00 wib.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro dalam sambutanya, disamping membacakan amanah dari Kapolri. Dihadapan awak media menjelaskan bahwa 274 personil gabungan yang diterjunkan ke lapangan untuk pengamanan Nataru selama 14 hari (20 Desember 2025 – 2 Januari 2026). Terdiri dari 100 personil Polri, 96 personil TNI dan 78 personil dari stakeholder terkait.

“Sebelumnya telah dilaksanakan rapat koordinasi dan rapat-rapat lainnya. Guna mengevaluasi beberapa target di mana ada beberapa titik rawan pada pengamanan Nataru,”terang AKBP Hendro, Jum’at, (19/12/2025).

Lebih lanjut dijelaskan beberapa titik rawan yang dimaksud. Diantaranya akses Jembatan Suramadu, pasar tradisional Petemon, pasar Tanah Merah, pasar Galis dan pasar Blega.

Sedangkan pengamanan pada saat ibadah Natal ada 12 gereja. Terdiri dari 5 gereja dikota Bangkalan. 4 gereja di Kecamatan Kamal 1 gereja di Kecamatan Sepulu dan 2 gereja di Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan.

Terkait beberapa titik keramaian menyambut Tahun Baru 2026 ada di beberapa lokasi.Seperti Stadion Gelora Bangkalan, dermaga Kamal, alun- alun kota Bangkalan dan akses suramadu sisi Madura.

“Lewat Gelar Apel Pengamanan Nataru, kami siap melayani masyarakat dan jadikan pelayanan Nataru sebagai ibadah,” ucap AKBP Hendro.

“Untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan terjadi, kami harus melakukan sterilisasi di beberapa gereja. Termasuk kunjungan sambang ke beberapa gereja guna memastikan kesiapan dari masing-masing panitia gereja, ” pungkas AKBP Hendro.

Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan dan peninjauan sarana prasarana pengamanan Nataru seperti sepeda motor, mobil serta peralatan pengamanan lainya. Oleh Kapolres Bangkalan bersama Dandim 0829 Bangkalan dan Forkopimda Bangkalan

Reporter: Sumaryanto

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita