Cimahi Kembali Raih UHC Awards 2026, Cakupan JKN Tembus 98 Persen

Cimahi Kembali Raih UHC Awards 2026, Cakupan JKN Tembus 98 Persen

CIMAHI, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Cimahi kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Pratama. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada ajang UHC Awards 2026 yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, serta dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Kota Cimahi Cecep Heri Suhendar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Gunawan, Kepala Dinas Kesehatan Mulyati, dan jajaran terkait.

UHC Awards merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Republik Indonesia bersama BPJS Kesehatan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tahun 2026 ini, sebanyak 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota menerima penghargaan setelah berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 95 persen.

Berdasarkan data Desember 2025, kepesertaan JKN di Kota Cimahi telah mencapai 98,25 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,53 persen. Capaian tersebut menegaskan konsistensi Kota Cimahi dalam mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa pencapaian UHC merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Alhamdulillah, Kota Cimahi kembali menerima UHC Awards Tahun 2026 kategori Pratama. Namun capaian ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan pemerataan, kualitas, dan keberlanjutan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Hingga akhir 2025, jumlah penduduk Kota Cimahi yang terdaftar sebagai peserta JKN tercatat lebih dari 574 ribu jiwa, atau sekitar 98 persen dari total penduduk. (Fey)