PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM : Pemerintah Kabupaten Pamekasan mulai menyusun langkah strategis terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang serta rencana besar penyederhanaan birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Bupati Pamekasan mengungkapkan bahwa proses persiapan anggaran untuk Pilkada 2029 sudah mulai diperhitungkan sejak tahun ini. Meski nominal pastinya masih dalam tahap penyusunan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan bagian keuangan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan dana yang memadai.”Anggaran Pilkada tidak bisa diturunkan, harus cukup. Jika sejak awal kita hanya mengira-ngira, akan sulit memprediksi pelaksanaannya nanti,” ujar Bupati saat ditemui usai rapat paripurna. PT
Ia juga berencana bertolak ke Jakarta dalam waktu dekat untuk mengajukan permohonan penambahan anggaran guna memperkuat kesiapan daerah.
Selain fokus pada anggaran politik, Bupati juga menyinggung rencana penyederhanaan birokrasi. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Transformasi struktur organisasi tersebut diperkirakan baru akan terealisasi pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027.
Terkait banyaknya jabatan kepala dinas yang saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), Bupati menyatakan bahwa proses pengisian jabatan definitif sedang berjalan.”Kita akan maksimalkan agar dinas-dinas yang saat ini masih dijabat Plt bisa segera menjadi definitif. Prosesnya sedang berlangsung, ikuti saja perkembangannya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memberikan tanggapan santai namun tegas terkait adanya anggota OPD maupun legislatif yang terlihat bermain ponsel saat pembacaan nota penjelasan. Ia berharap semua pihak bisa lebih fokus, meski ia tetap berprasangka baik.”Idealnya memang fokus. Tapi kita tidak tahu apakah mereka membalas pesan yang sifatnya darurat (emergency) atau tidak. Kalau darurat dan hanya sebentar, saya kira masih bisa dimaklumi,” pungkasnya.
Reporter : Nanang
Editor : Irwan

