BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: RKH. Moh. Nasih Aschal anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur (DPRD Jatim) dari Fraksi Nasdem yang akrab disapa Ra Nasih. Ungkapkan rasa keprihatinanya terhadap kondisi sambungan jembatan Suramadu yang saat ini sangat mengkhawatirkan. Seperti pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat terkait kerusakan dan penurunan kualitas struktur jembatan yang bisa membahayakan para pengendara roda dua, roda empat atau lebih.
Hal tersebut disampaikan Ra Nasih pada kegiatan Serap Apirasi Reses Masa Pimpinan dan Anggota DPRD Prov.Jatim Persidangan II Tahun 2025 – 2026. Dihadiri ratusan peserta perwakilan masyarakat, baik itu dari ulama, tokoh masyarakat, ormas kepemudaan dan elemen masyarakat lainya. Bertempat di aula lantai II PT. Bikru Zamzam Jalan Gili Anyar Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan – Jatim, Jum’at, (13/2/2026).
Ra Nasih berpendapat bahwa persoalan tersebut membutuhkan perhatian yang bersifat segera dari pemerintah daerah maupun pusat. Sebab jembatan Suramadu tersebut berfungsi sebagai urat nadi ekonomi yang menghubungkan dua pulau antra Jawa dan Madura
“Suramadu sebagai infrastruktur utama yang menghubungkan dua pulau dalam memperlancar arus transportasi dan perekonomian, fungsinya cukup vital. Tetapi urusan keselamatan jiwa juga harus mendapat perhatian. Karena saat ini banyak laporan mengenai kerusakan dan penurunan kualitas struktur jembatan Suramadu yang bisa membahayakan pengendara,” terang Ra Nasih.
Lebih lanjut disampaikan bahwa menurut data terbaru, diinformasikan bahwa ada retakan pada beberapa bagian sambungan yang berpotensi mengganggu fungsi jembatan. Apalagi volume arus kendaraan dalam setiap hatinya semakin meningkat. Bila tidak segera ditangani, kondisi jembatan Suramadu lama kelamaan semakin mengkhawatirkan.
Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Ra Nasih mengingatkan pentingnya evaluasi dan perawatan rutin untuk memastikan keamanan publik. Ra Nasih juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dan peduli terhadap kondisi infrastruktur di sekitar mereka dan melaporkan setiap kerusakan yang ditemukan.
“Keterlibatan masyarakat dalam melaporkan kondisi jembatan sangat dibutuhkan. Karena semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberadaan jembatan suramadu tersebut,” ucapnya.
Ditegaskan, pihak DPRD Prov. Jatim akan berupaya memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan instansi terkait. Agar dugaan adanya kerusakan jembatan bisa diatasi dengan cepat. Ra Nasih berharap pemerintah daerah dan pusat saling berkoordinasi untuk segera merencanakan perbaikan dan pemeliharaan yang komprehensif. Guna memastikan keselamatan pengguna jalan.
Selain menerima pengaduan masalah kerusakan sambungan jembatan Suramadu. Pada acara serap aspirasi yang disambut antusias oleh peserta. Juga menerima usulan dan masukan terkait UMKM, bantuan modal usaha tanpa jaminan, laporan dermaga Kamal pada malam hari kerap digunakan sebagai arena pacaran dan status Kecamatan Kamal. Semuanya ditampung dan akan dibawa dalam sidang DPRD Jatim nanti.

