Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Suasana Pagi Pada Puasa Pertama, Kota Bangkalan Terlihat Sepi

Suasana Pagi Pada Puasa Pertama, Kota Bangkalan Terlihat Sepi

BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM:Tidak beda dengan sebelumnya, suasana pagi pada puasa pertama. Kota Bangkalan sangat lengang dan sepi jatuh dimana – mana. Terlihat dari pantauan awak media KICOM di jalan KH. Syaichona Kholil, Jalan Trunojoyo, Jalan Ahmad Yani dan Panglima Sudirman yang lebih dikenal dengan nama pecinan sebagai pusat keramaian dan urat nadi perputaran roda ekonomi rakyat. Biasanya pada pagi hari sudah menggeliat dengan berbagai ragam transaksi kebutuhan dan tpat parkir yang penuh diisi roda empat maupun roda dua. Tapi kali ini kelihatan sepi.

“Situasi akan kembali normal sekitar pukul 8.00 nanti. Soalnya jam kerja pegawai negeri maupun swasta setiap hari puasa tiba, diundur dan dimulai pada pukul 8.00,” terang salah satu abang becak, Miskal yang biasa mencari penumpang didepan Masjid Agung Bangkalan, Kamis, (19/2/2026).

Kecuali para PKL yang sehari – harinya menjual makanan dan minuman. Nyaris tutup semuanya guna menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Mereka akan kembali membuka lapak bersama pedagang lainya. Nanti sekira pukul 15.00 untuk melayani masyarakat yang membeli berbagai kebutuhkan berbuka puasa,” ujar Miskal.

Tidak hanya itu, seperti tahun – tahun sebelumnya Pemkab. Bangkalan juga menyediakan tempat bagi para PKL untuk menjajakan ragam jualanya didepan pendopo agung Bangkalan hingga melingkari alun – alum kota dan tembus sampai ke Jalan pecinan. Tampak PKL tumplek belek berjejer rapi melayani kebutuhan masyarakat untuk berbuka puasa.

“Cuma kadang saya berpikir mas, apakah benar cerita orang yang mengatakan pengeluaran dibulan puasa lebih besar dari pada hari – hari biasa. Soalnya saat mau berbuka puasa, orang sering pingin ini pingin itu, jadi diborong semua. Benarkah itu?, “tanya tukang parkir, Hasan menimpali.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita