BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Dianggap berpotensi mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) saat memasuki Ramadhan ke 21 dan H – 10 Idul Fitri 1447.H, Polres Bangkalan memaksimalkan gelar Patroli Rutin Yang Ditingkatkan (PRYD) khusus di 2 kecamatan. Tepatnya di Kecamatan Sepulu dan Tanjung Bumi yang diwarnai keluhan warga dari seputar wilayah pantura. Karena disinyalir kerap digunakan sebagai ajang perang petasan dan balap liar oleh sekelompok remaja tanggung. Informasi tersebut disampaikan Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo melalui Kasie Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Rabu, (11 /03/2026).
Menurut penjelasan Ipda Agung, untuk menjaga kondusifitas dan kenyamanan selama Ramadhan 1447. H. Diputuskan membubarkan segala bentuk aksi perang mercon dan balap liar yang penuh resiko tersebut. Sebab selain menimbulkan kebisingan juga dinilai sangat berbahaya bagi pengguna jalan yang sering melewati jalur pantura, apalagi diakhir pekan.
Itu sebabnya Polres Bangkalan menerjunkan tim gabungan dan menggandeng personil Polsek rayon. Dengan tugas khusus membubarkan kerumunan warga yang hendak melakukan balap liar maupun perang petasan.
“PRYD diintensifkan untuk mencegah aktivitas sekelompok anak muda yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Khususnya yang dilakukan malam hari selama bulan Ramadhan,” terang Ipda Agung.
Ditambahkan, selama bulan Ramadhan (puasa), Polres Bangkalan akan semakin meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan. Serta mengingatkan para anak muda supaya tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
“Apapun alasannya, perang petasan dan balap liar selain membahayakan diri sendiri juga bisa mengancam keselamatan para pengguna jalan,” pungkas Ipda Agung.

