Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Polres Ponorogo Terjunkan 380 Personel Amankan Lebaran 2026

Polres Ponorogo Terjunkan 380 Personel Amankan Lebaran 2026

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri dalam Operasi Ketupat 2026.

Fokus utama pengamanan meliputi titik rawan longsor, jalur kemacetan, hingga objek wisata di wilayah Ponorogo.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan total 380 personel untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.

“Dari 380 personel itu, Polri menyumbang 280 orang, sementara 100 lainnya merupakan personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo.

Kepolisian telah mendirikan enam pos strategis yang terdiri dari dua Pos Pelayanan (Pos Yan) dan empat Pos Pengamanan (Pos Pam). Pos-pos ini tersebar di beberapa lokasi kunci, termasuk kawasan Paseban dan Terminal Seloaji.

Selain pengamanan lalu lintas, Polres Ponorogo memberikan perhatian khusus pada titik rawan longsor, terutama di jalur yang menghubungkan Ponorogo dengan Pacitan dan Trenggalek.

AKBP Andin menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk menyiapkan alat berat dan personel evakuasi.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di objek wisata seperti Telaga Ngebel, polisi juga telah menyiagakan Pos Pam di lokasi tersebut. Jumlah personel akan ditambah secara situasional mengikuti eskalasi jumlah wisatawan.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian jika menghadapi kendala di perjalanan.

“Apabila ada informasi mengenai longsor atau gangguan kamtibmas, masyarakat bisa menghubungi layanan 110. Layanan ini tersedia 24 jam, bebas pulsa, dan akan kami respons secepat mungkin,” pungkasnya.

Terkait potensi kemacetan, kepolisian terus memantau titik-titik padat seperti wilayah Mlilir dan siap memberlakukan rekayasa lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita