BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Pergerakan masyarakat yang hendak mudik menuju 4 kabupaten di pulau garam Madura (Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan kabupaten paling ujung timur Sumenep). Hingga memasuki Ramadhan ke – 28, Rabu, 18 Maret 2026. Masih landai dan belum menunjukan tanda – tanda yang signifikan.
Terbukti dari pantauan awak media Kanalindonesia.com (KI.COM) di simpang tiga Tangkel Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan – Jatim. Tepatnya masyarakat diperantauan yang hendak pulang kampung (pulkam) dari arah akses Suramadu sisi Madura menuju Bangkalan dan Madura Timur (Sampang, Pamekasan dan Sumenep). Belum ditemui tanda – tanda pergerakan drastis dan lonjakan arus mudik yang luar biasa.
Tidak hanya itu, pengatur lalu lintas disimpang tiga Tangkel yang biasanya dijaga 6 – 7 petugas. Hari ini tidak ada satupun petugas dari Satlantas dan Tim Urai Polres Bangkalan yang bertugas mengatasi kemacetan terlihat di pos – pos mereka. Itu berarti situasi pergerakan arus mudik belum mengkhawatirkan. Karena diprediksi
pergerakan arus mudik akan terjadi besok dan lusa.
“Jangan lupa untuk menghindari teriknya sinar matahari. Sebagian besar masyarakat lebih menyukai perjalanan mudik pada malam hari, ” ucap Hasan, salah satu pemudik yang hendak pulkam ke Desa Robatal Sampang.
Sementara itu dari hasil konfirmasi dengan Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo sebagaimana disampaikan usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolreas Bangkalan beberapa waktu lalu. Mengatakan bahwa bagi pemudik yang hendak pulkam melewati akses suramadu dan melintas di Bangkalan. Telah disiapkan pengamanan, pelayanan kesehatan dan rest area (tempat istirahat) memadai bagi pemudik yang mengendarai R4, R2 dan alami kelelahan setelah melewati perjalanan panjang.
“Kami siapkan 5 pos pengamanan, 1 pos pelayanan dan rest area di Satpas Polantas di akses Jalan Suramadu, ” ujar AKBP Wibowo.
Beberapa hal yang perlu diketahui para pemudik, lanjut AKBP Wibowo, pos pengamanan tersebar di berbagai lokasi. Seperti di Kecamatan Tanjung Bumi, Blega dan Tanah Merah. Untuk tempat wisata juga sudah disiapkan pengamanan tersendiri. Termasuk menyiapkan pasukan “TIm Urai” yang bertugas mengatasi kemacetan lalu lintas yang sewaktu – waktu terjadi.
“Kami harap para pemudik mentaati aturan lalu lintas dijalan agar pulkam bersama keluarga tiba di tempat tujuan dengan selamat, “pungkasnya.

