Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Antisipasi Lonjakan Mudik, Polres Cimahi Siapkan Rekayasa Skema Lalin

Antisipasi Lonjakan Mudik, Polres Cimahi Siapkan Rekayasa Skema Lalin

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Cimahi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah masih terpantau relatif normal meski terjadi peningkatan volume kendaraan. Hingga H-3 Lebaran, Rabu (18/3/2026) lonjakan arus mudik belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Kapolres Cimahi, Niko N Adi Putra S.H., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa pergerakan kendaraan baik dari jalur arteri maupun gerbang tol seperti Padalarang dan Baros masih dalam kondisi terkendali.

“Traffic kendaraan yang masuk, baik dari Padalarang, Kota Cimahi, hingga Cikalongwetan menuju Purwakarta maupun sebaliknya masih cukup normal. Memang ada peningkatan, tapi belum signifikan,” ujarnya di Padalarang.

Meski kondisi masih relatif landai, Polres Cimahi tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul penerapan sistem one way nasional di ruas Tol Trans Jawa yang berpotensi berdampak pada arus kendaraan di wilayah Bandung Barat, Cimahi, hingga Margaasih.

Menurut Niko, sejumlah titik seperti Gate Tol Padalarang, Baros 1 dan 2, serta Margaasih diprediksi akan menerima limpahan kendaraan jika volume arus mudik meningkat.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Cimahi telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan one way sepenggal di sejumlah jalur strategis.

“Rekayasa lalu lintas akan kami lakukan secara situasional, baik dari arah utara ke selatan, barat ke timur, maupun sebaliknya, untuk mengurai potensi kemacetan,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 103 personel disiagakan khusus dalam Tim Urai guna membantu kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan libur Lebaran. Tim ini akan difokuskan di tiga zona utama yang dinilai rawan kepadatan.

Zona utara meliputi kawasan Lembang, Cisarua, dan Parongpong yang menjadi jalur alternatif sekaligus destinasi wisata favorit. Zona barat mencakup Cipatat, Cikalongwetan, hingga Padalarang yang menjadi jalur utama pemudik, khususnya pengguna sepeda motor.

Sementara zona timur meliputi jalur Padalarang menuju Kota Cimahi sebagai akses utama ke Bandung dan wilayah Priangan Timur seperti Garut dan Tasikmalaya.

Secara keseluruhan, Polres Cimahi menerjunkan 667 personel untuk mengamankan arus mudik dan balik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Ini bentuk kesiapan kami dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Niko. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita