PACITAN, KANALIINDONESIA.COM: Saat ini warga Dusun Tegal, Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan sudah nyaman dalam beraktivitas menjalankan roda perekonomiannya. Karena jembatan gantung yang dulunya rusak, kini sudah bagus dan nyaman dilalui warga.
Jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter dengan lebar 1,80 meter itu kini dinamai jembatan Presisi Merah Putih. Renovasi jembatan itu bagian dari implemitasi Polri yang bekerja sama dengan Pemkab Pacitan dan bersama masyarakat Desa Mangunharjo.
Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan itu sudah banyak yang rapuh dan kayu jembatan tak beraturan. bahkan berisiko bagi anak-anak sekolah yang melintas ssaat jam sekolah.
Kepala Desa Mangunharjo, Joko Sumaryanto, mengaku lega dengan selesainya revitalisasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pacitan beserta jajaran yang telah membantu perbaikan jembatan ini. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menyebut, jembatan itu selama ini menjadi urat nadi desa, baik untuk aktivitas ekonomi maupun akses pendidikan.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari implementasi program Polri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat
“Kami bersyukur revitalisasi jembatan ini bisa terlaksana dengan baik. Ini adalah bagian dari program Polri untuk memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga melalui pembangunan fasilitas umum,” katanya.
Program tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari kebijakan pimpinan Polri yang diteruskan hingga ke tingkat daerah.
“Kami berharap jembatan ini dapat memperlancar mobilitas warga, khususnya di Desa Mangunharjo dan sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan lebih aman, lancar, dan tanpa rasa cemas,” tambahnya.
Peresmian dilakukan Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar bersama Sekda Pacitan, Heru Wiwoho, Kadis PUPR, Suparlan, ditandai pengguntingan pita, pelepasan balon udara, dan merpati, disaksikan warga yang sejak lama menanti perbaikan akses tersebut.
Kini, jalur penghubung antar. wilayah di Arjosari itu kembali berfungsi optimal. Akses distribusi hasil pertanian lebih mudah, anak-anak sekolah pun bisa melintas tanpa rasa takut. ( Bc )

