PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pamekasan menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 pada tanggal 5 Mei 2026. Forum tertinggi tingkat kabupaten ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran untuk merumuskan strategi pemenangan menjelang Pemilu 2029.
Plt Ketua DPC PPP Pamekasan, Wazirul Jihad menyampaikan bahwa Muscab merupakan agenda rutin lima tahunan yang dilakukan secara estafet, mulai dari tingkat Muktamar, Musyawarah Wilayah (Muswil), hingga Musyawarah Cabang (Muscab).
Mekanisme pemilihannya pun, pasalnya dilakukan secara Formatur. Mekanisme ini, tentu berbeda dengan pemilihan langsung,. Penentuan struktur kepengurusan baru dalam Muscab kali ini, akan diputuskan melalui mekanisme Tim Formatur. Tim ini terdiri dari lima orang perwakilan unsur yang berbeda. Yakni, 1 orang dari DPP (Pusat), 1 orang dari DPW (Jawa Timur), 1 orang dari PH DPC (Pamekasan) dan 2 orang dari PAC (Kecamatan).
Wazirul Jihad menegaskan, bahwa tim Formatur tersebut nantinya akan mengusulkan nama-nama pengurus harian (Ketua, Sekretaris, Bendahara) hingga kepengurusan lengkap untuk kemudian ditetapkan melalui SK dari Dewan Pimpinan Pusat. Proses ini diperkirakan memakan waktu dua minggu hingga satu bulan.
Dalam sambutannya, Wazirul Jihad, Plt Ketua DPC PPP Pamekasan ini juga menekankan pentingnya demokrasi yang inklusif untuk memperkuat sistem politik di Pamekasan. Sebagai partai pemenang di wilayah tersebut, PPP merasa memikul mandat besar untuk memastikan kebijakan daerah selalu berpihak pada kemaslahatan umat.
“Muscab ke-10 ini adalah momentum untuk merapatkan barisan. Fokus utama kita adalah memulihkan dan meningkatkan jumlah kursi di Pemilu 2029 mendatang,” tegas Wazirul Jihad, Plt Ketua DPC PPP Pamekasan. Selasa, (05/05/2026).
Diakhir sambutannya, Plt Ketua DPC PPP Pamekasan juga menegaskan, bahwa PPP posisinya sebagai satu-satunya partai berasaskan Islam yang merupakan hasil fusi dari berbagai organisasi besar, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Syarikat Islam (SI), dan Perti.
Partai berlambang Ka’bah ini berkomitmen, untuk terus membuka pintu bagi kader-kader muda dari berbagai latar belakang organisasi Islam tersebut untuk berkolaborasi dan berjuang bersama. Dengan semangat solidaritas yang kuat, PPP optimis dapat kembali meraih kejayaan di Kota Gerbang Salam.

