BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Presiden RI ke – VIII, Jendral (Pur) Prabowo Subianto hadiri rangkaian puncak kegiatan sekaligus menutup Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) dan Musyawarah Nasional (Munas) Ulama 2026 bertajuk “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat Untuk Kemaslahatan Bangsa”.
Digelar di kampus Institut Agama Islam Syaichona Moh. Cholil (IAIS) Bangkalan – Jatim, Selasa, (23/6/2026). Dihadiri ribuan peserta tepatnya sekitar 1.500 peserta terdiri dari Ulama, kyai, Pengurus NU di seluruh Indonesia, pejabat negara dan tokoh masyarakat. Dikursi kehormatan tampak hadir sejumlah pejabat dari Kabinet Merah Putih, Panglima TNI dan Kapolri, Forkopimda Jawa Timur serta sejumlah Pengasuh Ponpes di Jatim dan berbagai daerah.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf memberi apresiasi atas berkenan hadirnya Presiden Prabowo Subianto pada penyelenggaraan kegiatan serta menutup Munas Ulama dan Konbes NU Tahun 2026. Gus Yahya begitu panggilan akrabnya menegaskan bahwa NU berkomitmen memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga nilai – nilai luhur kebangsaan serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“NU berkomitmen menjaga nilai – nilai luhur kebangsaan, persatuan dan kesatuan serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa, ” tegas Gus Yahya.
Sementara itu, Presiden Prabowo dalam sambutanya mengatakan pentingnya peran ulama dan ponpes sebagai pilar moral bangsa serta penjaga keutuhan NKRI.
Selain itu, Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa ulama dan kyai sebagai tokoh panutan terbilang cukup dekat dengan masyarakat. Sehingga memiliki posisi strategis dalam merawat persatuan dan membangun kehidupan berkebangsaan yang harmonis.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, ulama dan NU untuk tiada henti memperkuat persatuan, kesatuan dan mendukung pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” harapnya.
Untuk diketahui, mulai turun dari helikopter dialun – alun kota Bangkalan hingga menuju tempat acara di kampus Institut Agama Islam Syaichona Moh. Cholil (IAIS) Bangkalan. Ribuan masyarakat tampak berduyun – duyun menyambut dan berdiri di pinggir jalan protokol. Termasuk berbaur dengan pelajar melambai – lambaikan bendera merah putih kecil sambil berteriak – teriak menyebut nama Presiden Prabowo. (sy)

