Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SURABAYA

Serunya Portground Vol. 1, Anak-anak Surabaya Mengenal Dunia Pelabuhan dan Keselamatan

Serunya Portground Vol. 1, Anak-anak Surabaya Mengenal Dunia Pelabuhan dan Keselamatan

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) sukses menyulap area PT Terminal Petikemas Surabaya menjadi ruang kelas raksasa yang penuh petualangan bagi ratusan anak-anak. Melalui inisiatif bertajuk Portground Vol. 1, perusahaan memperkenalkan dunia pelabuhan mulai dari hiruk-pikuk peti kemas hingga peran vitalnya bagi ekonomi dengan cara yang interaktif, seru, dan mudah dipahami oleh generasi muda. Senin (07/07).

Tak sekadar tur, kegiatan edukatif ini menggandeng BNN Kota Surabaya serta BPBD Kota Surabaya untuk memberikan wawasan holistik kepada para peserta. Sebanyak 555 anak yang terdiri dari siswa SD kelas 5-6 serta siswa SMP kelas 7-8 tampak antusias mengikuti rangkaian materi, yang dirancang tidak hanya untuk mengasah rasa ingin tahu tentang dunia maritim, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman krusial mengenai bahaya narkotika serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Portground Vol. 1 diikuti oleh peserta anak-anak kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) serta kelas 7 dan 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai kota di Jawa Timur. Antusiasme terhadap program ini tergolong sangat tinggi. Dari target 50 peserta, tercatat sekitar 555 anak melakukan pendaftaran untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui Portground, anak-anak diajak tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga melihat langsung aktivitas di lingkungan pelabuhan. Mereka dikenalkan dengan peran pelabuhan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari arus barang, peti kemas, hingga bagaimana pelabuhan mendukung distribusi kebutuhan masyarakat.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan bahwa Portground merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membangun awareness sejak dini mengenai peran strategis pelabuhan.

“Pembentukan awareness sejak dini adalah investasi jangka panjang. Melalui Portground, kami ingin mengajak anak-anak melihat langsung aktivitas di pelabuhan, memahami bagaimana barang-barang yang mereka gunakan sehari-hari dapat sampai ke berbagai daerah, serta menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap dunia kepelabuhanan. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi para peserta,” ujar Widyaswendra.

Ia menambahkan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa edukasi mengenai kepelabuhanan memiliki daya tarik tersendiri bagi anak-anak dan orang tua. Menurutnya, pelabuhan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas dan perekonomian nasional sehingga pengenalan kepada generasi muda perlu dilakukan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.

Selain mengenal pelabuhan, peserta Portground Vol. 1 juga mendapatkan edukasi tentang bahaya narkotika dari BNN Kota Surabaya. Kepala BNN Kota Surabaya, Heru Prasetyo, menyampaikan bahwa bahaya narkotika perlu dikenalkan sejak anak-anak sejalan dengan program kepala BNN RI Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR).

“Anak-anak adalah generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta berani menolak hal-hal negatif. Melalui kegiatan seperti Portground ini, edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih ringan, menyenangkan, dan mudah diterima,” kata Heru.

Sementara itu, BPBD Kota Surabaya turut memberikan edukasi mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan bencana. Tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya, Nadya Sukma Batubara, mengatakan bahwa pemahaman keselamatan perlu dibangun sejak dini agar anak-anak memiliki kesiapan diri dalam menghadapi situasi darurat.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita