PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tradisi Petik Laut atau Rokat Tase’ yang diselenggarakan oleh masyarakat nelayan di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, pada 15–16 Juli 2026.
Dukungan tersebut disampaikan melalui Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi, pada Jumat (17/7/2026). Nadi mengungkapkan bahwa Hj. Ansari berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian kearifan lokal yang menjadi identitas budaya masyarakat pesisir Madura.
Dalam keterangannya, Nadi yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Pamekasan sekaligus perwakilan Tim Relawan Ansari Madura Raya, menyampaikan permohonan maaf dari Hj. Ansari karena tidak dapat hadir langsung dalam rangkaian acara akibat agenda kedinasan yang mendesak.
“Ibu Hj. Ansari mendukung penuh tradisi Petik Laut sebagai bagian dari upaya melestarikan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Beliau memandang tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud syukur atas hasil laut sekaligus doa memohon keselamatan bagi para nelayan,” ujar Nadi.
Lebih lanjut, Nadi menekankan pentingnya menjaga warisan budaya di tengah arus modernisasi. Menurutnya, tradisi tersebut memiliki makna sosial yang kuat dalam mempererat kebersamaan masyarakat pesisir.
“Tradisi seperti ini harus terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai identitas masyarakat pesisir,” tambahnya.
Rangkaian Kegiatan Petik Laut
Tradisi tahunan di Desa Kaduara Barat ini berlangsung meriah selama dua hari. Kegiatan dimulai pada Rabu (15/7/2026) yang dibuka dengan penampilan kesenian Rukun Karya.
Puncak acara dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) pagi, di mana puluhan perahu hias melarung sesaji ke tengah laut. Prosesi ini merupakan simbol syukur atas hasil tangkapan nelayan serta permohonan perlindungan saat beraktivitas di laut. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada Kamis malam dengan pertunjukan kesenian rakyat, ludruk, yang disambut antusias oleh warga.
Warga setempat, Mahesa, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terlihat dari persiapan puluhan perahu hias yang memadati bibir Pantai Kaduara Barat sejak hari pertama kegiatan.
Hingga saat ini, tradisi Petik Laut tetap menjadi agenda yang dinanti oleh masyarakat nelayan di Pamekasan. Selain sebagai ritual budaya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas dan gotong royong antarwarga di wilayah pesisir.

