Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Rapor Merah dari Pendemo untuk Kejari Bangkalan, Dinilai Sering Membuat Kebijakan Ngawur

Rapor Merah dari Pendemo untuk Kejari Bangkalan, Dinilai Sering Membuat Kebijakan Ngawur

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Puluhan pendemo yang berasal dari gabungan massa RAR dan LSM LIRA Bangkalan – Jatim. Menggelar unjuk rasa bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke – 66 didepan kantor Kejaksaan Negeri Bangkalan (Kejari) Bangkalan, Rabu, (22/7/2026).

Koordinator aksi dari RAR, Risang dalam orasinya mengecam keras kepemimpinan Noer Adi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangkalan terburuk dan dholim. Menurut Risang, salah satu sifatnya yang tidak terpuji, dirinya tidak pernah mau menemui tamunya yang ingin menghadap. Termasuk tidak pernah mau mendengar masukan dari bawahanya.

“Kajari Bangkalan ini sering membuat kebijakan ngawur dan seenak udelnya,”ujar Risang berapi – api.

Contohnya, lanjut Risang, seorang siswa di Kecamatan Labang Bangkalan mencuri uang Rp2,1 juta. Oleh jaksa dituntut 6 tahun, sedangkan oknum Kepala Desa di Desa Lajing Kecamatan Arosbaya Bangkalan korupsi sebesar Rp300 juta lebih malah dituntut 5 tahun,

“Ini kan lucu dan aneh. Bayangkan yang nyuri lebih sedikit dan miskin dihukum lebih berat, yang kaya dan korupsi ratusan juta malah dihukum ringan, pantes nggak,” teriak Risang sambil geleng – geleng kepala.

Senada juga disampaikan Mathur, dalam orasinya dia menyentil kasus korupsi ratusan milyar yang tidak diketahui siapa tuanya di Kejaksaan Agung. Termasuk Kajari Bangkalan yang punya hobby karaoke di Surabaya. Serta berkeliaranya para maklar kasus (markus) di Kejari Bangkalan, harus di stop. Dia berharap persoalan korupsi di Bangkalan diselesaikan dengan baik, tidak boleh ada unsur kesengajaan memangkrakan kasus atau dijadikan ATM Berjalan oleh oknum di Kejari Bangkalan.

“Jika hari ini Kajari, Noer Adi tidak mau menemui kami, saya akan gabung RAR dan LIRA untuk terus berunjuk rasa di Kejari Bangkalan, ” ucap Mathur.

Disisi lain, dugaan Risang yang memastikan Kajari Bangkalan tidak akan mau menemui pendemo, ternyata benar adanya. Juga ancaman dari Mathur akan terus berunjuk rasa jika tidak ditemui Kajari, sama sekali tidak digubris. Terbukti yang menemui para pendemo adalah Kasie Intel Kejari Bangkalan, M. Nizar,

Saat dikonfirmasi awak media, Nizar mengatakan semua masukan yang disampaikan lewat orasi, akan segera didalami. Akan diterima sebagai apresiasi dan ditindak lanjuti karena pihaknya bekerja secara profesional,

“Tidak ada kasus yang ditutupi – tutupi, semua masih berproses, “kelitnya, (sy).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita