BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Puluhan massa yang tergabung dalam Poros Pemuda Bangkalan (PPB) sekira pukul 10 pagi tadi. Menggelar demo didepan kantor Kecamatan Kamal – Kabupaten Bangkalan – Jatim. Sang orator sekaligus merangkap sebagai Ketua PPB, Ahmad Romli menuntut agar Camat Kamal tidak intervensi dan ikut cawe – cawe terkait tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kamal.
“Kami minta Camat Kamal jangan intervensi dan ikut cawe-cawe dalam tata kelola SPPG maupun MBG di Kecamatan Kamal, ” ucap sang orator Ahmad Romli, Senin, (27/7/2026).
Lebih lengkapnya, PPB mendesak Camat Kamal tidak intervensi masalah SPPG maupun MBG jika berada di luar batas kewenanganya. Berikutnya, Camat Kamal secara terbuka melakukan klarifikasi atas dugaan adanya pihak kecamatan ikut campur dalam pelaksanaan dapur MBG. Camat Kamal tidak melakukan tekanan atau pengaruh terhadap proses pelaksanaan SPPG dan Camat Kamal menjamin seluruh sekolah memiliki kebebasan dalam menentukan mitranya, Terakhir Camat Kamal menjamin agar program MBG berjalan sesuai aturan.
Sementara itu Camat Kamal, Ainur Yakin yang akrab disapa Yayat membantah keras tuduhan tidak mendasar yang mengatakan dirinya ikut cawe – cawe serta intervensi masalah SPPG maupun tata kelola MBG.
“Saya tidak pernah melakukan intervensi maupun cawe – cawe terhadap sekolah manapun. Dalam juknis dicantumkan kalau dapurnya tidak layak bisa mengajukan pindah,”terang Camat Kamal,
Lebih lanjut Yayat begitu panggilan akrabnya Camat Kamal ini mengatakan bahwa pinaknya tidak pernah mempersulit izin dan pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya membuka pintu selebar – lebarnya bagi masyarakat yang memerlukan catatan kelengkapan administrasi.
“Bila ada kesalahan yang berhubungan dengan MBG, sesuai kewenangan kami akan tertibkan. Karena berkaitan dengan amanah, ” tutup Yayat.
Acara diakhiri dengan penanda tanganan Berita Acara Kesepakatan antara Camat Kamal, Ainur Yakin dengan Ketua PPB, Ahmad Romli, (sy).

