Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Gabungan Pemuda – Mahasiswa dan LSM, Geruduk Kejari Bangkalan, Tuntut Kasus Korupsi Milyaran Jangan Dipeti Eskan

Gabungan Pemuda – Mahasiswa dan LSM, Geruduk Kejari Bangkalan, Tuntut Kasus Korupsi Milyaran Jangan Dipeti Eskan

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Paska LSM ARA dan LSM LIRA gelar unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan seminggu yang lalu. Hari ini, giliran puluhan anak muda yang tergabung dalam Pemuda – Mahasiswa Geger, LSM Gerbang Timur dan LSM Pemerhati WBK juga geruduk Kejari Bangkalan.

Sambil mengacung – acungkan beberapa spanduk bertuliskan kecaman. Mereka menuntut pihak Kejari Bangkalan transparan dalam menangani berbagai kasus. Termasuk dalam memutus perkara jangan ada kesan tajam ke bawah dan tumpul keatas.

“Kejari Bangkalan dalam menangani perkara jangan tebang pilih dan sengaja mempeti eskan kasus korupsi milyaran rupiah di PD. Sumber Daya Bangkalan. Masih banyak orang – orang yang semestinya menjadi tersangka malah berkeliaran bebas diluar, “teriak orator aksi, Nurkholis, Rabu, (29/7/2026).

Beberapa waktu yang lalu, lanjutnya, ada wong cilik yang mencari keadilan ke Kejari Bangkalan. Tapi kekecewaan yang dia dapati karena mengaku tidak punya uang. Sekaitan dengan itu Nurkolis minta Kejari Bangkalan sebagai tempat jujugan terakhir mencari keadilan hendaknya tegakan supremasi hukum dan jangan kecewakan wong cilik.

“Jangan pro terhadap elite, kita tidak selalu hidup dalam tumpukan amplop, “sindirnya

“Kalau memang tidak mampu selesaikan kasus, sebaiknya mundur atau terpaksa dilengserkan,” ucapnya

Sementara itu, keinginan para pendemo bisa ditemui Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Bangkalan yang baru, terpaksa gigit jari. Karena yang menemui mereka adalah Kasie Intel Kejari Bangkalan, M. Nizar didampingi Kasie Jampidsus. Sambil duduk lesehan ditengah teriknya matahari, Nizar menyampaikan permohonan maaf karena Kajari Bangkalan yang baru tidak bisa menemui para pendemo dikarenakan ada kegiatan di Surabaya.

Pada kesempatan tersebut M. Nizar, menyampaikan bahwa sebagai pejabat yang baru saja bertugas di Bangkalan. Tepatnya sekitar Februari 2026 yang lalu, terlebih dahulu dia harus mempelajari dahulu kasus yang ada.

“Aturanya memang begitu, ” ujarnya.

Terkait berbagai kasus yang disampaikan oleh para orator, pihaknya menerima sebagai apreasi dan akan ditindak lanjuti kepada pimpinan Kejari Bangkalan yang baru. Karena pihaknya bekerja secara profesional.

“Tidak ada kasus yang ditutup – tutupi, semuanya berproses secara berkelanjutan,” pungkasnya. (sy)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita