BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) gelar demo didepan kantor Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan – Jatim, Jum’at, (31/7/2026).
Sambil mengacung – acungkan spanduk bertuliskan mendukung Camat Kamal atas beragam kemajuan yang telah dicapai. Serta meminta kepada oknum – oknum tertentu yang tidak ingin Kamal maju dan kurang menyukai kinerja Camat Kamal dengan alasan tertentu. BNPM minta jangan suka mengganggu kinerja Camat Kamal dengan berbagai dalih.
“Jangan usik Camat Kamal lewat fitnah yang tak mendasar, ” teriak korlap BNPM FPD Bangkalan, Hidayatullah Hamidi,” Jum’ay (31/7/2026).
Lebih lanjut Hamidi menyampaikan bahwa masyarakat mendukung seluruh kebijakan Camat Kamal yang bertujuan memajukan wilayah.
Menolak dengan tegas fitnah keji yang ditimpakan ke Camat Kamal dikaitkan dengan isyu negatif yang katanya ikut cawe – cawe dan melakukan intervensi terhadap tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kamal.
“Kami tanya kepada pak Camat Kamal apa benar tuduhan ikut cawe – cawe dan melakukan intervensi terkait SPPG maupun Program MBG, itu benar?. Termasuk melakukan penertiban terhadap PKL?, ” tanya Hamidi.
Sementara itu, Camat Kamal, Ainur Yakin (akrab disapa dengan panggilan Yayat) yang berada dalam posisi berdiri menyambut para pendemo. Langsung menjawab bahwa meskipun dirinya masuk di satgas MBG Bangkalan.
Namun tidak pernah cawe – cawe, apalagi intervensi terhadap SPPG maupun Program MBG.
“Sampai saat ini belum pernah meninjau – dapur MBG yang ada di Kecamatan Kamal. Wong tidak meninjau saja, saya sudah di fitnah, apalagi melakukan peninjauan dapur, bisa – bisa isyu negatifnya tambah ngeri,” terang Yayat.
Secara jujur juga diutarakan bahwa beberapa Kepala Sekolah (kasek) melapor tentang menu MBG yang disuguhkan kepada anak – anak tidak sesuai standar.
Tetapi dia diam dan memang tidak mau ikut campur urusan orang, karena bukan ranahnya. Biarkan waktu yang akan bicara.
“Jika BNPM mau meninjau ke – 6 dapur MBG di lapangan, monggo, itu hak anda, ” ucapnya.
Masalah penertiban atau penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL), imbuhnya, dirinya tidak pernah memerintahkan melakukan penggusuran.
Semuanya diserahkan kepada keputusan pemerintah daerah. Termasuk rencana menyulap terminal Kamal sebagai wadah kegiatan UMKM. Serta memperbaiki gorong – gorong didepan pasar Kamal yang mampet akibat sampah yang di buang sembarangan. Sehingga kalau musim hujan tiba, terjadi banjir karena airnya meluap.
“Kami selalu mendukung penuh keputusan Pemkab. Bangkalan untuk memajukan perekonomian masyarakat Kamal melalui UMKM, pungkas Yayat.
Acara diakhiri dengan penandatanganan Surat – Pernyataan dari BNPM oleh Camat Kamal. Diantaranya berisikan Camat Kamal tidak pernah melakukan intervensi terkait SPPG dan Program MBG.
Berikutnya, Camat Kamal tidak pernah memerintahkan penertiban dan atau penggusuran PKL di Kecamatan Kamal. Terakhir, Camat Kamal bersedia melakukan kerjasama dengan masyarakat dan atau Aliansi yang ada di Kecamatan Kamal.
Serta melakukan pengawasan langsung terhadap SPPG yang ada di Kecamatan Kamal. Baik pengawasan yang terkait Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (LSHS), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Sertifikat Halal dll. Bila ditemui dapur SPPG tidak sesuai dengan ketentuan, akan diambil tindakan tegas. (sy)

