Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Pecahkan Rekor, Pemkab.Bangkalan Borong 4 Penghargaan Sekaligus dari Kemendukbangga

Pecahkan Rekor, Pemkab.Bangkalan Borong 4 Penghargaan Sekaligus dari Kemendukbangga

BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Patut berbangga, karena pada tahun 2026 ini, Pemkab. Bangkalan pecahkan rekor prestasi dengan memborong sekaligus 4 penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang melekat dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN).

Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Keluarga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis KBP3A) Kabupaten Bangkalan – Jatim, Sudiyo yang akrab disapa Yoyok, Kamis, (6/8/2026). Menurut penjelasanya, 4 penghargaan dari Kemendukbangga tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak kepada Ketua TP. PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim mewakili Bupati Bangkalan yang berhalangan hadir.

“4 penghargaan dari Kemendukbangga yang diserahkan Wagub Jatim, Emil Dardak. Diterima Ketua PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim mewakili Bupati Bangkalan, Rabu, (5/8/2026),”ujar Yoyok.

Adapun 4 program unggulan Kabupaten Bangkalan yang mendapat penghargaan tersebut, meliputi:

  1. Capaian dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke – 33. Disitu ada event yang cukup berat yakni mencari aseptor KB dengan target 100 ℅. Bagusnya, capaian Bangkalan melebihi target, yakni sebesar 400 %.
    2, Inovasi unggulan Program Bupati Bangkalan.
    3.Penyelesaian cepat Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJBK) tahapan program 5 tahunan (2024-2029). Sebelumnya ada program lain bernama Grand Disain Pembangunan Kepedulian (GDPK) dibuat dengan target sampai 2045.
    4.Inovasi Program Unggulan TP. PKK Kabupaten Bangkalan.

“Keempat – empat program ini oleh panitia Harganas ke- 33 dinyatakan terbaik dan berhak mendapat penghargaan bergengsi,” terang Yoyok.

PJBK yang nota bene adalah perencanaan pembangunan di bidang keluarga, malah lucu, bayangkan, imbuhnya, kegiatannya berjibun (banyak) tapi tidak ada anggaran. Untungnya mendapat suport dari pak Sekda dan Baperida Bangkalan. Akhirnya program ini tuntas juga.

“Berkat kerja keras berbagai pihak dan dukungan dari semua elemen. Kita langsung tancap gas, akhirnya selesai juga” pungkas pak Yoyok. (sy).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita