BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Dalam rangka memeriahkan dan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Disamping diisi dengan berbagai kegiatan pertandingan, lomba gerak jalan, karnaval dan lain sebagainya. Momen kemerdekaan tahun ini juga diisi dengan Dialog Kebangsaan dengan thema” Merawat Bhineka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa Ditengah Polarisasi dan Ruang Digital” yang diinisiasi Polres Bangkalan.
Acara Dialog Kebangsaan dihadiri Bupati Bangkalan, Wabup Bangkalan, Dandim 0829 Bangkalan, Kapolres Bangkalan, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Juga tampak hadir puluhan peserta dari LSM, Mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainya. Digelar di pendopo agung Bangkalan, Kamis (13/8/2026).
Dialog Kebangsaan selain berjalan gayeng, penuh keakraban apalagi dipandu Aliman Haris sebagai moderator. Suasana menjadi hidup lewat masukan dan kritik dari tokoh LSM merangkap Pengacara dan Wartawan Senior, Jimhur Saros, serta dari LSM Mahmudi yang mengalir begitu saja. Juga banyak hal yang dapat dipetik dari pendapat 3 tokoh kondang diantaranya Rektor UTM Bangkalan, Prof. Syafi’, Ketua MUI Bangkalan, KH Makki Nasir dan Anggota Komisi V DPR RI, H. Syafiuddin.
Disisi lain, dilandasi semangat persatuan Kebangsaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan NKRI. Dialog Kebangsaan juga melahirkan Deklarasi Bangkalan 2026 dan Ikrar Bersama dari segenap elemen bangsa yang berisi 6 butir pernyataan, ditanda tangani oleh Bupati Bangkalan, Kapolres Bangkalan, Dandim Bangkalan dan Ketua FKUB Bangkalan.
Adapun 6 butir ikrar tersebut terdiri dari:
- Panca Sila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan utama bermasyarakat.
- Menghormati perbedaan sebagai kekayaan bangsa yang luhur.
- Mengamalkan etika bermedia, menyebarkan informasi yang benar dan bertanggung jawab.
- Menolak dengan tegas hoaks, ujaran kebencian, radikalisme dan segala bentuk perpecahan.
- Menyelesaikan setiap perbedaan dengan dialog dan musyawarah
- Memperkuat gorong royong dan kearifan lokal sebagai perekat persatuan.
Sementara itu, Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo saat dikonfirmasi puluhan awak media menjelaskan lewat momentum semangat kemerdekaan dan semangat kemajuan. Ada beberapa kegiatan Kebangsaan yang telah dilaksanakan termasuk Dialog Kebangsaan bertajuk menjaga persatuan dan mempererat persaudaraan telah berjalan dengan baik dan banyak masukan yang kami tampung untuk menjadi bahan pertimbangan kedepan nanti.
Selain itu, semangat dalam rangka Hari Kemerdekaan, kita isi dengan dengan hal positif dari berbagai unsur. AKBP Wibowo yakin, semua unsur yang ada di Bangkalan memiliki potensi besar, baik dari APH, masyarakat maupun yang lainya.
“Mari kita jaga Bangkalan untuk Indonesia, mari bersama – sama kita majukan Bangkalan,” ajaknya.
“Mari kita jaga kondusivitas agar Bangkalan aman dan damai, “imbuh AKBP Wibowo.(sy).

