PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi membuka Turnamen Bahlil Mini Soccer U-17 Zona Madiun Raya di Lapangan Gontor Mini Soccer, Kabupaten Ponorogo, Kamis (3/9/2026). Kompetisi yang diikuti 16 tim dari Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, Kota Madiun, dan Kabupaten Madiun ini menjadi bagian dari rangkaian Bahlil Mini Soccer yang akan berlanjut ke babak final di Surabaya pada Oktober 2026.
Turnamen ini mendapat dukungan dari tokoh perempuan Partai Golkar Jawa Timur, Hj. Atika Banowati. Ia hadir bersama jajaran pengurus partai untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan terhadap kompetisi olahraga yang menyasar generasi muda tersebut.
Sebanyak 16 tim mengikuti pertandingan yang mewakili Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, Kota Madiun, dan Kabupaten Madiun. Antusiasme peserta dan penonton turut membuat pembukaan turnamen berlangsung meriah.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur yang juga Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil VII, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., membuka turnamen tersebut secara langsung.
Sejumlah tokoh dan jajaran Partai Golkar turut menghadiri pembukaan. Mereka antara lain Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur, para ketua DPD Partai Golkar se-Madiun Raya, anggota Fraksi Golkar DPRD Ponorogo, Sekretaris DPD Golkar, serta perwakilan Radar Madiun.
Golkar Ingin Ubah Pandangan Anak Muda terhadap Politik
Ali Mufthi mengatakan turnamen tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mencari tim terbaik. Golkar Jatim ingin menggunakan olahraga sebagai sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda.
Menurutnya, pendekatan melalui olahraga dapat menghadirkan suasana politik yang lebih santai, terbuka, dan menyenangkan.
“Hari ini kita menghadirkan sesuatu yang fun, gembira, dan happy. Partai politik itu tidak harus selalu identik dengan ruang kaku yang tegang atau seram. Politik itu bisa dikemas dengan sangat menyenangkan dan menyatukan. Di Jawa Timur, Golkar menegaskan komitmennya sebagai rumah besar dan partainya anak muda,” ujar Ali Mufthi.
Ia juga mengapresiasi semangat sportivitas dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta. Menurutnya, pertandingan olahraga dapat mempertemukan berbagai kelompok dalam suasana yang lebih cair.
Hal itu terlihat dari keterlibatan perwakilan partai lain, termasuk PKB, dalam pertandingan eksibisi. Ali Mufthi menilai kehadiran tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat membangun kebersamaan tanpa melihat perbedaan politik.
Bahlil Mini Soccer Disiapkan sebagai Pilot Project Nasional
Tingginya minat generasi milenial dan Gen Z terhadap turnamen tersebut membuat Golkar Jatim mempertimbangkan pengembangan konsep serupa dalam skala lebih luas.
Ali Mufthi menyebut Bahlil Mini Soccer sebagai pilot project yang nantinya dapat menjadi model bagi pelaksanaan kegiatan olahraga Partai Golkar di tingkat nasional.
Selain mini soccer, Golkar Jatim juga menyiapkan gagasan kegiatan olahraga lain yang dekat dengan budaya masyarakat Jawa Timur. Salah satu cabang yang masuk dalam pembahasan ialah pencak silat.
Ali Mufthi berharap pendekatan tersebut dapat membuat generasi muda lebih terbuka terhadap dunia politik. Ia menilai partai politik perlu menghadirkan kegiatan yang relevan dengan minat anak muda.
“Anak-anak muda jangan sampai alergi terhadap partai politik. Jika kita perlihatkan bahwa berpolitik itu asyik, damai, dan bermanfaat, dengan sendirinya mereka akan mendekat dan bersama-sama membangun daerah,” pungkas Ali Mufthi.

