Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PENDIDIKAN

Rektor Unitomo Lantik 1.059 Wisudawan di Dyandra Convention Center

Rektor Unitomo Lantik 1.059 Wisudawan di Dyandra Convention Center

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Guna menjawab tantangan zaman dan menyongsong bonus demografi Indonesia, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mengukuhkan sebanyak 1.059 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program diploma hingga doktor. Berlangsung khidmat di Dyandra Convention Center Surabaya pada Minggu (06/09), prosesi sakral tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, SH, MH, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, sivitas akademika, hingga sejumlah tokoh penting nasional dan mitra strategis dunia industri.

Ribuan lulusan yang dilepas pada momentum wisuda kali ini merupakan representasi akademis dari delapan fakultas yang ada di lingkungan kampus kepahlawanan tersebut. Rinciannya mencakup Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Fakultas Teknologi Pangan dan Perikanan (FTPP), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Fakultas Hukum (FH), serta Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) yang siap mengabdikan keahlian profesionalnya di tengah masyarakat.

​Dalam sambutannya, Rektor yang akrab disapa Iyat ini menekankan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah hanyalah sebagian kecil dari kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya. Ia mendorong para wisudawan untuk terus menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik S2 maupun S3, terutama dengan tersedianya fasilitas program pascasarjana di Unitomo.

“Ilmu di kampus hanyalah sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk eksis di masyarakat. Teruslah belajar selama hayat dikandung badan. Bagi lulusan S1 silakan lanjut S2, dan yang S2 lanjut ke S3. Di Unitomo sudah tersedia, jadi tidak perlu jauh-jauh,” ujar Guru Besar Bidang Hukum Tata Negara tersebut.

Pesan senada disampaikan Kepala L2Dikti Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM. Ia mengapresiasi komitmen Unitomo dalam meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mengingatkan lulusan agar tidak sekadar berorientasi menjadi pegawai.

“Jangan batasi diri hanya mencari kerja. Saya berharap lulusan ini mampu mencetak lapangan kerja baru, apalagi sekarang didukung kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat,” kata Dyah.

Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Jendral Kemendiktisaintek RI, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D., yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap kualitas lulusan. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjaga standar mutu di era kompetisi global.

“Perguruan tinggi harus terus berinovasi dalam memperkuat kelembagaan agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Kami mengapresiasi Unitomo yang tetap konsisten menjaga mutu pendidikan tinggi sehingga lulusannya siap berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional di era transformasi digital ini,” tegas Prof. Najib.

Tantangan Bonus Demografi
Siti Marwiyah menjelaskan bahwa lulusan tahun ini berada dalam momentum sejarah bonus demografi Indonesia. Mengacu pada data BPS 2025, usia produktif Indonesia mencapai 199 juta jiwa. Menurutnya, kondisi ini merupakan peluang sekaligus ancaman jika tidak dikelola dengan tepat, terutama saat negara lain menghadapi fenomena aging population (penuaan penduduk).

“Jika bonus demografi adalah peluang bangsa, maka Unitomo adalah salah satu ibu yang melahirkan masa depan itu. Bangsa ini membutuhkan orang yang pintar menggunakan peluang dan berani mengambil risiko,” tegasnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita